Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Deklarasi Pemilu Damai 2024, Langkah Awal Ciptakan Atmosfer Kondusif Seluruh Rangkaian Tahapan Pemilu, HB X: Semua Harus Mematuhi

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 21 November 2023 | 19:28 WIB
PATUH: Penandatanganan komitmen bersama deklarasi pemilu damai 2024 di Bangsal Kepatihan Kompleks Kepatihan Selasa (21/11). (Winda Atika Ira P/Radar Jogja)
PATUH: Penandatanganan komitmen bersama deklarasi pemilu damai 2024 di Bangsal Kepatihan Kompleks Kepatihan Selasa (21/11). (Winda Atika Ira P/Radar Jogja)

 

RADAR JOGJA -  Pemprov DIY bersama seluruh unsur sepakat dan berkomitmen mewujudkan Pemilu 2024 yang aman dan damai di DIY.

Hal ini ditandai dengan Deklarasi Pemilu Damai 2024 yang telah ditandatangani bersama di Bangsal Kepatihan Kompleks Kepatihan Selasa (21/11).

Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X mengatakan, pemilu damai adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen bangsa, mulai dari tataran individu.

Pemerintah sendiri, telah senantiasa berkomitmen untuk menjaga kondusivitas dan keamanan selama pemilu.

"Kita sudah dengar semua deklarasi dan sudah ditandatangani semua pihak. Jadi harapan saya itu dipatuhi saja, pemerintah mematuhi, KPU, Bawaslu juga peserta pemilu mematuhi," katanya usai deklarasi pemilu damai.

HB X mengajak semua pihak dengan batasan kewenangan dan bidang urusan masing-masing untuk turut memastikan bahwa pemilu damai tidak semata-mata dimaknai sebagai slogan.

Melainkan, sebagai ikhtiar untuk menciptakan atmosfer yang kondusif selama seluruh rangkaian tahapan pemilu.

Kedua, bersedia untuk sepakat bahwa menjaga kedamaian selama pemilu adalah tanggungjawab bersama seluruh elemen bangsa, tanpa terkecuali.

Ketiga, turut memastikan bahwa seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan kampanye politik dapat menjalankan perannya dengan tanpa mencederai harga diri dan martabat setiap pihak, termasuk lawan politiknya.

Demikian pula, sudah bukan saatnya masa kampanye diisi dengan kegiatan yang tidak produktif dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Bagaimana masyarakat merasa tenang dan bisa berpikir jernih menentukan pilihannya sehingga saat datang ke TPS tidak khawatir bisa menggunakan hak pilihannya," ujarnya.

Menurut Raja Keraton itu, semua unsur harus bersama-sama baik para kader, simpatisan dan warga masyarakat Yogyakarta menjaga rasa aman dan nyaman selama masa Pemilu 2024. 

"Menjaga rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Jogja dalam pelaksana pemilu ini itu yang penting," jelasnya.

Adapun seluruh unsur menandatangani komitmen deklarasi pemilu damai di DIY. Ada di antaranya unsur TNI, Polri, KPU, Bawaslu, partai politik peserta pemilu, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat serta diakhiri dari Gubernur DIY HB X.

Seluruhnya telah berkomitmen, berpartisipasi dan berperan aktif pada Pemilu 2024 secara jujur, adil, santun, berbudaya dan bermartabat serta mendukung pelaksanaan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa.

Siap berkampanye secara produktif dengan mengedepankan unsur budaya dan kearifan lokal. Siap bekerja sama untuk tidak melakukan politik uang, politisasi SARA, menyebarkan berita hoak, provokasi dan ujaran kebencian.

Siap bekerja sama dengan aparat Polri dan TNI untuk menjaga situasi kambtibmas yang kondusif, aman dan damai pada pelaksanaan Pemilu 2024 di DIY. 

Selain itu, dapat mengendalikan masa pendukung masing-masing dan mendukung sepenuhnya tindakan tegas aparat penegak hukum.

Selain itu siap menerima apapun hasil Pemilu 2024 dengan terbuka dan lapang dada.

"Mari kita saling bekerja sama, sehingga Pemilu 2024 dapat menjadi bukti bahwa masyarakat telah kian cerdas dalam berpolitik, sekaligus menjadi perayaan atas kedewasaan kita sebagai Bangsa Indonesia," tambahnya.

Setelah deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama itu, HB X melepas ratusan peserta kirab budaya pengawasan pemilu damai 2024.

Peserta kirab melibatkan seluruh pengawas pemilu di kabupaten/kota, panwascam, juga  pengawas kelurahan untuk kota serta unsur masyarakat.

Ketua Bawaslu DIY Mohammad Najib mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Bawaslu untuk mendorong situasi yang lebih damai di Jogja.

"Kami ingin Jogja ini sebagai jargonnya berhati nyaman," katanya.

Najib mengklaim situasi di pemilu sebelumnya, banyak orang yang kemudian khawatir dan was was ketika masa kampanye. Sebab kekerasan, perampasan, dan intimidasi terjadi di Jogjakarta yang berhati nyaman. Diharapkan di Pemilu 2024 ini situasi dan kondisi semakin membaik.

"Kita ingin ada perubahan untuk pemilu tahun 2024, jadi situasi yang terjadi di pemilu tahun lalu tidak terjdi pada thun ini. Meskipun tidak mudah tapi kita harus berikhtiar," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DIY Kamaruddin berkomitmen mewujudkan Pemilu damai 2024.

Dalam internal PSI sendiri juga sudah membicarakan hal tersebut. Salah satunya tidak akan melakukan politik uang.

"Kemudian terkait dengan materi campaign sara terkait dengan hoaks kita sudah komitmen. Apalagi arahan pak gubernur sudah jelas bahwa kita ingin menjaga kondusivitas di Jogjakarta," katanya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#Pemprov DIY #pemilu 2024 #deklarasi damai