Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Para Pelaku UMKM Curhat ke Kapolda DIY soal Pengendara Mabuk, Lampu Penerangan Mati, Hingga Judi

Khairul Ma'arif • Senin, 13 November 2023 | 01:42 WIB
SOLUTIF: Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan bersama Kapolresta Jogja Kombes Pol Saiful Anwar saat Jumat Curhat di Ndalem Ngabean Resto Jogja pada Jumat (10/11). (Dok Humas Polresta Jogja)
SOLUTIF: Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan bersama Kapolresta Jogja Kombes Pol Saiful Anwar saat Jumat Curhat di Ndalem Ngabean Resto Jogja pada Jumat (10/11). (Dok Humas Polresta Jogja)
 
 
JOGJA - Polda DIY menggelar Jumat Curhat di Ndalem Ngabean Resto, Patehan, Kraton, Jogjakarta, pada Jumat (10/11). Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan hadir langsung ditemani Kapolresta Jogja Kombes Pol Saiful Anwar. Curhatan banyak disampaikan oleh ibu-ibu yang menjadi pelaku UMKM.
 
Satu di antaranya yang disampaikan Damelia, pelaku UMKM dari Umbulharjo. Dia mengeluhkan sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat pengendara mabuk dari kafe-kafe di sekitar tempat usahanya. Dikeluhkan juga matinya lampu penerangan di sekitar tempat usahanya selama 10 hari.
 
Menanggapi curhatan, Suwondo langsung memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan patroli di sekitar tempat usaha Damelia.
 
 
Dia juga meminta agar menindak tegas pengendara yang mabuk. Segera berkoordinasi dan membuat laporan dengan dinas terkait untuk memperbaiki lampu penerangan di sekitar tempat usaha itu.
 
Curhatan lainnya datang dari Fitri, pelaku UMKM dari Kelurahan Terban. Dia mengeluhkan masih adanya masyarakat yang berjudi di kampungnya.
 
Dia mengatakan, judi telah menjadi masalah sosial yang meresahkan warga. Fitri khawatir judi akan berdampak negatif terhadap perkembangan UMKM.
 
Suwondo memerintahkan untuk segera menindaklanjuti laporan tentang judi di kampung Fitri. Dia juga mengingatkan, jajarannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya judi.
 
 
Selain keduanya, para pelaku usaha dan UMKM lainnya pun juga menyampaikan berbagai macam curhatan di antaranya terkait penipuan, lampu merah yang tidak berfungsi, akses bus yang sulit, perbedaan aturan perpajakan, dan jadwal pembuangan sampah yang menjadi lebih lama.
 
Suwondo menyambut baik curhatan dan masukan dari para pelaku usaha dan UMKM tersebut. Menurutnya, Jumat Curhat merupakan upaya Polda DIY menyerap aspirasi, keluhan, dan saran dari masyarakat.
 
Selain itu, berdiskusi mencari solusi bersama terhadap berbagai masalah yang ada. Misalnya, kejahatan jalanan, kemacetan lalu lintas, judi, minuman keras, dan berbagai masalah lainnya.
 
 
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha dan UMKM," katanya, kemarin (12/11).
 
Jumat Curhat kali ini diikuti oleh sekitar 100 pelaku usaha dan UMKM dari berbagai sektor. Kegiatan berjalan dengan lancar dan ditutup dengan pembagian dan pemberian paket sembako kepada warga yang membutuhkan. (rul)
 
Editor : Amin Surachmad
#Kapolda DIY #Suwondo Nainggolan #Jumat Curhat