Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

RPA Wiloso Projo: Didirikan Istri Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada 1939, Tekun Merawat Anak Terlantar

Khairul Ma'arif • Selasa, 7 November 2023 | 02:09 WIB
 
SAHAJA: Suasana RPA Wiloso Projo di Jalan Gowongan Lor, Gedong Tengen, Kota Jogja, Senin (6/11). (Khairul Ma
SAHAJA: Suasana RPA Wiloso Projo di Jalan Gowongan Lor, Gedong Tengen, Kota Jogja, Senin (6/11). (Khairul Ma
 
JOGJA - Rumah Pengasuhan Anak (RPA) Wiloso Projo berlokasi di Jalan Gowongan Lor, Gedong Tengen, Kota Jogja, berada di antara perkampungan warga sekitar. Letaknya tepat di ujung gang.
 
Tidak jauh dari TPA itu, berdiri sejumlah hotel berbintang. Lokasinya berdekatan dengan Tugu Pal Putih Jogja.
 
TPA Wiloso Projo selama puluhan tahun tetap teguh menjadi tempat untuk merawat para anak terlantar di Jogja.
 
Baca Juga: Husein Sastranegara Gugur di Jogja, Pesawat Cukiu Jatuh dan Terbakar di Gowongan

Sekarang, RPA Wiloso Projo merupakan unit pelayanan teknis (UPT) di bawah naungan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja.
 
Fokusnya adalah melakukan pengasuhan terhadap anak terlantar di Kota Jogja yang setiap tahunnya selalu ada jumlahnya. RPA Wiloso Projo sudah berdiri sejak 1 Desember 1939 silam.
 
Diprakarsai oleh istri Gubernur Jenderal Hindia Belanda Ny Van Charda Statenburg.
 
Ketika Perang Dunia II selesai, Belanda menyerahkannya ke Pemerintah Kasultanan Ngayogyakarta. 
 
Baca Juga: Gubernur AAU Pamitan ke HB X, Diingatkan Monumen Husein Sastranegara

Kepala Sub Bagian Tata Usaha RPA Wiloso Projo Ani Susilohadi menyampaikan, anak terlantar mendapat bimbingan mental dan spiritual dengan kegiatan keagamaan.
 
Ada juga bimbingan fisik berolahraga dan bimbingan sosial. Termasuk, konseling dengan pekerja sosial dan pendamping anak.

Selain itu, dilakukan perawatan dan pengasuhan dengan aksesibilitas kebutuhan anak di bidang pendidikan dan kesehatan.
 
Baca Juga: Tiga Ribu Butir Pil Koplo Disita Polresta Jogjakarta
 
"Kami juga melakukan pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan berupa membuat kerajinan tangan, kesenian dan tata boga," katanya kepada Radar Jogja, Senin (6/11).
 
Setiap anak terlantar di Kota Jogja bisa mendapat pengasuhan di RPA Wiloso Projo. Setiap anak mendapat perawatan dari mulai kebutuhan sehari-hari dan untuk keperluan sekolahnya. (rul) 
Editor : Amin Surachmad
#anak terlantar #RPA Wiloso Projo #Jogja