Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Selama Dua Hari Uji Coba Berjalan, Banyak Pengendara Masuki Jalur Contraflow Trans Jogja di Pasar Kembang

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 2 November 2023 | 23:15 WIB
CEPAT: Bus Trans Jogja melintas di Jl Pasar Kembang Jogja. (Dwi Agus/Radar Jogja)
CEPAT: Bus Trans Jogja melintas di Jl Pasar Kembang Jogja. (Dwi Agus/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Uji coba contraflow Trans Jogja masih berlangsung hingga sekarang di Jalan Pasar Kembang. Selama dua hari pelaksanaan kemarin (1/11), evaluasi masih terus dilakukan.

Ternyata, masih banyak pengendara melanggar dengan memasuki kawasan jalur bus Trans Jogja.

Plh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Sumariyoto mengatakan, evaluasi berdasar hari kedua Rabu 2 November kemarin, banyak masyarakat yang melanggar jalur. Utamanya soal pengendara yang masuk jalur contraflow.

"Masih terdapat beberapa kendaraan bermotor mobil dan motor yang masuk jalur contraflow," katanya Kamis (2/11).

Padahal, sudah ada petugas dikerahkan di lokasi uji coba. Namun, ini masih perlu penguatan personel lagi. Tujuannya agar bisa meminimalisasi pelanggaran yang terjadi dan menciptakan kelancaran lalu lintas di lokasi exit contraflow.

"Ya memang perlu penguatan personel di exit contraflow dan bagiab-bagian water barrier yang masih terbuka," ujarnya.

Padahal sudah terdapat rambu bus stop portable yang terpasang. Ini termasuk rambu petunjuk. Digunakan untuk memberikan informasi mengenai lokasi pemberhentian bus umum. 

Namun begitu, masih ada kendala lain berkaitan dengan tundaan lalu lintas di persimpangan Jlagran Lor.

Hal ini karena adanya titik-titik drop off penumpang KA yang masih tersebar di dua titik yakni depan pintu utama stasiun dan utara pertigaan Jlagran Lor, Pringgokusuman, Gedong Tengen, Kota Jogja.

"Sehingga (lokasi drop off) perlu dijadikan satu titik saja untuk mengurangi tundaan lalu lintas. Karena kalau dijadikan satu di S3 (pertigaan) Jlagran Lor akan menghambat akses masuk Trans Jogja di titik awal contraflow," jelasnya.

Namun, menurutnya apabila lokasi drop off diletakkan di depan pintu utama stasiun diklaim akan menghambat arus lalu lintas pada ruas Jalan Pasar Kembang. Maka, perlu opsi lain untuk solusi.

"Misalnya, perlu dibuat drop off box. Atau kotak marka khusus drop off dengan posisi lokasi memanjang di barat S3 Jlagran Lor sisi utara dengan aturan waktu maksimal tertentu untuk menurunkan penumpang," terangnya.

Menurutnya, rencana pekerjaan overlay Jalan Pasar Kembang yang akan dimulai 15 November tak akan menghambat proses berjalannya uji coba.

Hal ini karena berdasar hasil rapat koordinasi dengan Pemkot Jogja pada akhir Oktober lalu sudah disepakati bahwa pekerjaan overlay akan dilakukan pada malam hari.

"Kalau pekerjaan pencabutan akar pohon di bekas divider masih berlangsung, diperkirakan selesai hari ini 2 November," tambahnya.

Rencana uji coba bus Trans Jogja melawan arah ke timur di Jalan Pasar Kembang ini akan berlangsung hingga Desember mendatang.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung upaya pedestrianisasi dan Low Emission Zone di Malioboro dalam mendukung kawasan Sumbu Filosofi Jogjakarta sebagai warisan budaya dunia oleh Unesco.

Konsekuensinya, hanya kendaraan non bermotor dan angkutan publik Trans Jogja saja yang bisa masuk kawasan Malioboro.

Sehingga, dengan manajemen contraflow bus Trans Jogja sebagai fasilitasi penumpang yang hendak menuju Malioboro. Ini juga upaya mewujudkan integrasi antarmoda transportasi khususnya pelanggan KA yang hendak beralih mengakses bus Trans Jogja.

Uji coba contraflow Trans Jogja dimulai 31 Oktober lalu, berlangsung setiap pukul 09.00-12.00 tahap awal. Trayek bus Trans Jogja yang melewati Contraflow adalah 6A, 6B dan 15.

Bus akan keluar dari Jalan Gandekan Lor melalui Jalan Pasar Kembang dan menuju Jalan Malioboro.

"Kami imbau untuk menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang diterapkan, mematuhi petunjuk petugas yang berjaga di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," imbaunya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#trans jogja #contraflow #pasar kembang