Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Siapa Sangka Milenial Asal Yogyakarta Sukses Lakoni Usaha Bidang Ini, Gaji dan Panennya Sangat Menjanjikan

Bahana. • Rabu, 25 Oktober 2023 | 21:00 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA - Milenial asal Yogyakarta sukses menjalankan usaha di bidang peternakan. Bahkan ia mengaku mendapatkan hasil dan bayaran melimpah setiap harinya. Mika, pemuda berusia 28 tahun yang kini sukses menjadi peternak. Adapun hewan ternak yang dipilihnya yakni bebek petelur. 

Dikutip Hops.ID dari kanal YouTube CapCapung pada Selasa, 24 Oktober 2023, Mika menerapkan sistem peternakan bebek petelur yang kering intensif. 

"Jadi kandangnya yang kita ubah menjadi kering," jelasnya.

Seperti diketahui, bebek adalah unggas yang dapat menghasilkan telur setiap hari. Itulah alasan Mika memutuskan untuk menjalani usaha peternakan bebek kering intensif.

Terlebih, usia produktif bebek untuk bertelur juga terbilang cukup lama, yakni hingga masa waktu satu tahun.

Sehingga ia pun bisa memanfaatkannya untuk memutar roda perekonomiannya. Termasuk juga permintaan pasar akan telur bebek yang cenderung tak pernah sepi peminat.

Bahkan, pasar telur bebek ini juga dikatakan sangat luas dan menjanjikan.

"Secara pasar telur bebek ini cukup luas, jadi saya tidak khawatir di mana menjualnya ataupun bagaimana menyimpannya. Karena telur bebek ini sangat minim risiko dan mudah terjualnya," ungkapnya.

Lebih lanjut, di Pertiwi Farm miliknya itu juga memiliki produktivitas telur bebek yang cukup besar, yaitu mencapai 80-90 persen.

Semua itu bisa didapatkannya karena ia memberikan formula pakan yang tepat untuk ternaknya. Termasuk juga pemberian vitamin agar bebek bisa bertelur dengan rutin dan sehat.

"Pakan itu harus yang bagus, sehingga produktivitas bisa kita pertahankan lama dan hasil telur yang dihasilkan itu mempunyai grade yang bagus," ujarnya.

Adapun telur bebek yang dihasilkan di Pertiwi Farm terdiri dari tiga grade. Mulai dari grade A, grade B, hingga grade C.

Masing-masing grade menunjukkan kualitas dari setiap telur yang dihasilkan. Hal ini jugalah yang memengaruhi harga jual telur bebek di pasaran.

"Telur grade A biasanya kita bisa jual Rp2.300 - 2.500. Kalau di grade B itu biasanya Rp2.100 - 2.300, sedangkan grade C atau telur bebek bayah kita jualnya Rp1.900-an," jelasnya.

Di Yogyakarta sendiri, kata dia, telur bebek banyak diincar oleh pedagang telur asin, penjual gudek, hingga pedagang martabak.

"Jadi para pembeli telur bebek itu biasanya mengharapkan telur-telur yang grade-nya bagus dan tidak terlalu kecil," katanya.

Menurutnya, permintaan akan telur bebek di pasaran sebetulnya belum terpenuhi seutuhnya. Untuk itu, ia berencana mengembangkan peternakannya lebih besar lagi.

Harapannya tidak lain untuk bisa memenuhi permintaan pasar akan telur bebek yang sangat besar.

"Kita punya cita-cita menambah populasi untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut," katanya.

Dunia peternakan, lanjut dia, memiliki potensi dan nilai bisnis yang luar biasa besar.

Namun, besarnya nilai bisnis tersebut hanya bisa diraih oleh mereka yang mampu melihat peluang.

Ia berharap, Pertiwi Farm bisa terus berkembang dan menambah jumlah populasi bebeknya. Sehingga kebutuhan pasar akan telur bebek bisa dipenuhi.

"Kita punya cita-cita lebih besar sebagai peternak supaya kebutuhan pasar selalu terpenuhi. Juga menyerap lapangan kerja untuk masyarakat sekitar", Ungkapnya. (Adek Ridho Febriawan)

 

Editor : Bahana.
#petelur #peternakan #telur #bebek