Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menggunung sehingga Tenaga Manusia Tak Lagi Mampu, Sampah di Depo Pengok Dikeruk Pakai Ekskavator

Annissa Alfi Karin • Rabu, 25 Oktober 2023 | 19:28 WIB
sampah yang sudah terlalu menumpuk di depo (Annissa Alfi Karin)
sampah yang sudah terlalu menumpuk di depo (Annissa Alfi Karin)
RADAR JOGJA - Sampah yang menumpuk berbulan-bulan di Depo Pengok akhirnya dibersihkan, Rabu (25/10).
 
Tak hanya pakai tenaga manusia, pembersihan sampah di depo yang berlokasi di Jalan Munggur, Demangan, Gondokusuman, Kota Jogja ini dikeruk menggunakan satu unit ekskavator.
 
Saat proses pengerukan sampah, tercium bau busuk yang menyengat. Bahkan, beberapa pengendara motor tampak menutup hidung saat melintas.
 
Staf Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Cahyo Gemilang menuturkan total seluruh sampah di Depo Pengok diperkirakan mencapai berat 200 ton.
 
Baca Juga: Menang Telak! AURA Fire Sabet Juara Piala Presiden Esports (PPE) 2023 Taklukan Rebellion Zion
 
Didominasi oleh sampah residu. Penggunaan ekskavator akhirnya dipilih. Sampah segitu banyak tak mungkin lagi diangkut menggunakan tenaga manusia.
 
Sementara DLH punya target untuk mengosongkan dan membersihkan Depo Pengok.
 
"Ini ada sekitar 20 ritase kendaraan. Makanya untuk menyingkat waktu juga," kata Cahyo ditemui saat tengah bertugas di Depo Pengok, Rabu (25/10).
 
Cahyo menuturkan, proses pengangkutan sampah menggunakan alat berat ini dilakukan sejak pukul 07.00 dan ditargetkan selesai pada pukul 13.00.
 
Dam truk pengangkut sampah datang bergantian membawa sampah menuju ke TPA Piyungan.
 
Selama proses pengangkutan sampah berlangsung, masyarakat tetap diperkenankan untuk membuang sampah di depo.
 
Baca Juga: Produser James Bond Akui Belum Mulai Produksi Franchise, Setelah Daniel Craig Pensiun
 
"Nanti siang langsung diseprot air sabun terus disterilkan. Besok mungkin sudah operasional dan lebih dijaga lagi supaya sampahnya tidak terlalu banyak perharinya," imbuhnya.
 
Salah satu warga, Bowo mengaku berterima kasih atas upaya pengangkutan sampah di Depo Pengok.
 
Pengusaha las yang lokasinya berada sangat dekat dengan depo itu mengaku selama ini merasakan dampaknya.
 
Dia harus merasakan bau busuk sepanjang hari yang muncul dari tumpukan sampah itu. Dia berharap, ke depan pengangkutan sampah di Depo Pengok bisa dilakukan lebih sering lagi. Sehingga sampah tak menumpuk.
 
"Apalagi besok kalau hujan, pasti akan lebih bau. Belum lagi lindinya ke mana-mana," ungkapnya. (isa)
Editor : Bahana.
#DEPO #Sampah #Jogja