Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gelar Operasi Pasar, Jual Beras Rp 10.900

Annissa Alfi Karin • Rabu, 11 Oktober 2023 | 15:35 WIB
BERAS MASIH ADA: Para pedagang beras yang ada di pasar Beringharjo Jogjakarta, Perum  Bulog Kantor Wilayah Jogjakarta menyebut bahwa stok beras diJogjakarta aman untuk hadapi El Nino
BERAS MASIH ADA: Para pedagang beras yang ada di pasar Beringharjo Jogjakarta, Perum Bulog Kantor Wilayah Jogjakarta menyebut bahwa stok beras diJogjakarta aman untuk hadapi El Nino

 

RADAR JOGJA - Pasar Beringharjo kembali menerima operasi pasar beras Stabilisasi Pangan dan Harga Pangan (SPHP), Selasa (10/10). Ada sebanyak delapan ton beras yang kali ini digelontorkan. 

Kabid Ketersediaan, Pengawasan, dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja Sri Riswanti menuturkan penyaluran beras SPHP dilakukan oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja bersama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog)DIJ. Ini merupakan upaya untuk menstabilkan harga beras di pasaran. Riswanti menyebut beras disalurkan kepada para pedagang pasar. Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan beras medium dengan harga yang sesuai dengan HET."Setinggi-tingginya HET Rp 10.900 (per kilogram)," ujar Riswanti melalui telepon, Selasa (10/10).

Harga beras usai digelontor beras SPHP merupakan harga rerata antara harga di pasar dengan harga maksimal SPHP. Sementara itu, Riswanti menuturkan beras premium masih dibanderol dengan harga Rp 14 ribu per kilogram. Menurutnya, beras premium-lah yang selama ini memiliki harga tinggi. Misalnya untuk jenis beras Rojo Lele, Mentik Susu, dan Mentik Wangi. Ini lantaran terbatasnya petani yang memproduksi beras jenis premium. Belum lagi, beras jenis ini memerlukan perawatan dan biaya produksi yang lebih tinggi. "Beras-beras jenis itu untuk bisa turun (harga) mengimbangi SPHP itu susah karena biaya produksi tinggi. Tidak bisa dikendalikan mengikuti HET mediumnya pemerintah," ujarnya.

Gelaran operasi pasar SPHP ini bukan pertama kali dilakukan. Menurut Riswanti, beras SPHP selalu dialokasikan oleh Bulog DIJ setiap bulannya. Hanya saja, saat ini pasokannya ditingkatkan. Sasaran dan jumlahnya juga telah terprogram oleh Bapanas. Setelah ini beberapa pasar juga mendapatkan giliran pasokan beras SPHP."Mulai Senin kemarin sampai Jumat nanti berturut-turut. Nanti Pasar Kranggan, Beringharjo, Demangan, Prawirotaman, dan Lempuyangan. Itu nanti masing-masing pasar alokasinya delapan ton," ujar Riswanti.

Sementara itu, Nurhayati seorang warga Lempuyangan mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang masih tinggi. Mau tidak mau dia harus lebih menghemat lagi pengeluarannya."Kami dari masyarakat biasa inginnya stabil ajalah. Stabil, tidak naik turun yang terlalu signifikan dan semuanya terjangkau," harapnya. (isa/pra)

Editor : Satria Pradika
#beras #pasar beringharjo #operasi pasar #Disdag #SPHP