Pelari-pelari dari Kenya mendominasi event city marathon The International Yogyakarta 42K Marathon (TIY42K) yang digelar, kemarin (8/10). Edwin Kriptoo Yebei menjuarai kategori 10K dengan total waktu 31 menit 46 detik.
Di kategori 21K, juaranya adalah Peter Ndungu Wanyoike dari Kenya dengan total waktu 1 jam 4 menit 20 detik. Pelari tercepat pada kategori 42K adalah Anderson Saltoti Seroi juga dari Kenya dengan total waktu 2 jam 32 menit 4 detik.
Ajang marathon ini diikuti peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dan juga pelari dari luar negeri seperti Belanda, Kenya, Malaysia, Singapura dan yang lain. Selain kategori 42K, 21K, 10K dengan pembagian male, female,juga ada kategori master 40+, master 50+.
Adapun rute lari ajang ini merupakan representasi dari filosofi sumbu imajiner. Seperti Titik Nol Kilometer, Tugu, Alun-Alun Utara serta area Keraton Jogjakarta. Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan, TIY42K merupakan event lari marathon pertama dengan menempuh rute tengah kota yang digelar PT Dyandra Promosindo. “Sekaligus untuk menyemarakkan HUT ke- 267 Kota Jogja,’’ ujar Daswar.
Menurut Daswar, event inu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara untuk mengunjungi destinasi wisata di Jogjakarta. Sehingga banyak yang ikut dalam lari marathon tersebut. Para peserta juga merasakan pengalaman berwisata. Lari marathon sambil menikmati ikon Jogjakarta.
Dalam event ini para runners juga benar-benar diberikan kesempatan bagi peserta untuk berolahraga sambil berwisata. Para peserta mulai berlari dari kawasan Jalan Suryatmajan Kompleks Kepatihan, depan Kantor Gubernur DIJ. Mereka kemudian berkeliling di seluruh rute yang telah ditentukan.
Penjabat Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo menuturkan, pihaknya mendukung penuh kegiatan ini. Gelaran International Jogjakarta 42K Marathon bagus sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan sport tourism dan menjadi agenda tahunan. "Event semacam ini diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara," tegasnya.
Editor : Din Miftahudin