RADAR JOGJA - Lembaga Zakat, Infak, Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) menyalurkan bantuan total mencapai Rp 3,5 miliar pada para mustahik atau penerima zakat. Diberikan dalam12 program unggulan dengan menyasar berbagai kalangan masyarakat di DIJ.
Ketua Lazismu DIJ Jefree Fahana menjelaskan penyaluran bantuan itu merupakan bagian dari program Memberi untuk Negeri, Sinergi Inspirasi Jogja yang digulirkan Lazimu DIJ. Diberikan pada berbagai kalangan untuk program penanganan stunting, beasiswa mentari maupun Sang Surya hingga pemberdayaan UMKM dan lingkungan. "Dana ini merupakan titipan umat melalui Lazismu, untuk semester satu ini pentasyarufan senilai Rp 3,5 miliar," ujarnya di sela penyaluran bantuan di SMA Muhammadiyah 2 Kota Jogja, Sabtu (16/9/2023).
Jefree menambahkan, salah satu program penyaluran bantuan adalah melalui program beasiswa program inkubasi Saudagar Muda Muhammadiyah yang diberikan kepada 50 proposal dari pelajar. Proposal pengajuan usaha yang lolos seleksi akan mendapatkan bantuan modal dari Rp 3 juta hingga Rp 10 juta. Program ini sudah digelar mengajak sekolah di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah di DIJ. "Harapannya nanti setelah selesai sekolah sudah memiliki bekal usaha," kata dia.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIJ Nur Ahmad Ghojali pun menyambut baik program dari Lazismu DIJ. Menurut dia, hal itu menjadi wujud nyata Muhammadiyah berkontribusi pada negara. Dia pun berharap para penerima bantuan, seperti beasiswa maupun bantuan pendanaan bisa memanfaatkan semaksimal mungkin dan berprestasi dalam bidangnya masing-masing. Dia berharap nantinya ada dari para penerima bantuan yang menjadi profesor, direktur, manajer perusahaan bahkan menteri atau presiden. "Yang akhirnya dari mustahik (penerima) bisa menjadi muzakki (pemberi) yang disalurkan melalui Lazismu," harapnya.
Editor : Heru Pratomo