RADAR JOGJA - Pameran Jogja Kreatif Expo 2 saat ini sedang berlangsung di Atrium Galeria Mall. Belasan tenant dengan berbagai produk unggulan ikut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (24/8/24) hingga 27 Agustus ini. Selain dari Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ),pameran juga diikuti peserta dari Lombok, Sumbawa, dan Manggarai Barat, NTT.
Kepala Dinkop UKM DIJ Srie Nurkyatsiwi mengungkapkan, ada potensi investasi dan transaksi yang harus dioptimalkan secara masif karena ada keterlibatan dari kota-kota lain. Dengan adanya peserta dari berbagai daerah i adalah kolaborasi yang baik. “Harus bisa dimanfaatkan secara maksimal," ujarnya, Kamis (24/8/23).
Menurutnya, kontinyuitas sangat penting bagi pelaku UMKM baik dari segi kualitas dan kuantitas. Sebab, pameran seperti ini diharapkan menjadi momentum yang penting untuk mempromosikan produk-produk yang ada."UMKM itu mendukung kontribusi perekonomian sangat tinggi. Lebih dari 90 persen.
Siwi mengungkapkan,P emda DIJ sangat berkomitmen untuk menaikkelaskan UMKM lewat beragam program. Salah satunya lewat siBakul. Hal tersebut diharapkan jadi peluang dan strategi yang bisa dimanfaatkan di beberapa sektor potensial."Pemda DIJ men-support UMKM yang lolos kurasi lewat program gratis ongkir di siBakul. Tahun ini ada Rp 3,5 Miliar dana untuk mendorong para pelaku UMKM di DIJ," bebernya.
Direktur Utama PT Bintang Profesional Indonesia Hendra Rachmadi selaku penyelenggara pameran menyampaikan, Jogja Kreatif Expo akan secara berkala digelar untuk terus memfasilitasi para pelaku UMKM.Ini agenda kedua. Agenda selanjutnya dihelat Oktober. Pameran ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai sektor vital mulai dari pariwisata, perdagangan, investasi hingga ekonomi kreatif. Selain itu dimaksudkan pula untuk meningkatkan kualitas produk. “Sehingga mendorong UMKM untuk bisa ekspor,’’ jelasnya.(iza/din)