Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Adeping Tekad dan Cloroting Batin, Ini Link Download Sambutan Malam Tirakatan Gubernur DIY

Amin Surachmad • Rabu, 16 Agustus 2023 | 21:17 WIB

 

TUNGGU HASIL KEJATI: Gubernur DIJ Hamengku Buwono HB X di Kompleks Kepatihan Jogja, Kamis (13/7/23).
TUNGGU HASIL KEJATI: Gubernur DIJ Hamengku Buwono HB X di Kompleks Kepatihan Jogja, Kamis (13/7/23).

 

RADAR JOGJA - Malam nanti Rabu (16/8) merupakan malam tirakatan. Malam di mana bangsa Indonesia mengenang dan bersyukur atas kemerdekaan Republik Indonesia.

Gubernur DIY Hamengku Buwono X punya pesan khusus untuk masyarakat. Pesan itu disampaikan dalam naskah sambutan tirakatan dalam rangka Peringatan Ke-78 Hari Proklamasi Republik Indonesia.

Menurut HB X, momentum ini sama halnya sebuah perenungan spiritual dengan memusatkan kekuatan batin agar dapat menunaikan cita-cita dan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945. Ini berlandaskan istiqomah, yakni konsisten, konsekuen, dan berkelanjutan dalam nilai-nilai satya wacana, satunya kata dan perbuatan.

Baca Juga: Bendera Merah-Putih Raksasa Berkibar di Bukit Klangon, Berjarak 4 Kilometer dari Puncak Gunung Merapi


Dalam budaya Jawa, ungkapnya, seperti halnya menunaikan patrap, melalui adeping tekad dan cloroting batin, sura-dirajayaningrat lebur dening pangastuti. Ini bagai laku yang ditempuh menuju pangajab-sih kawilujengan langgeng.

"Peringatan kemerdekaan kali ini sebaiknya diiringi dengan introspeksi, dalam suasana kesahajaan tanpa mengurangi maknanya," jelas HB X.

Momentum Peringatan Ke-78 Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-78 yang bertema Melaju untuk Indonesia Maju dapat dimaknai sebagai semangat untuk menempuh perubahan ke arah yang lebih baik. Yakni, dalam setiap dimensi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Baca Juga: Dusun Karang Dibalut Merah-Putih 780 Meter Menyambut HUT Ke-78 Kemerdekaan RI

Selain melakukan introspeksi atas kejadian yang lalu, HB X menyatakan, di malam tirakatan ini hendaklah kita bersyukur. Karena, inilah saat merefleksi keinsyafan kita, untuk kemudian berbenah diri, bangkit, dan berkarya.


"Dengan introspeksi, niscaya kita akan memetik hikmahnya. Bersyukurlah, bahwa masih ada kesempatan untuk menggali berbagai potensi, untuk menjawab tantangan ke depan, selaras dengan gareget Wiyata Gati Pambukaning Budi," jelasnya.

Malam tirakan nanti juga dianjurkan untuk menjadi media retrospeksi, mengenang jasa para pahlawan dan napak-tilas jejak sejarah yang ditinggalkannya. Seraya mendoakan agar arwah para syuhada bangsa memperoleh pahala sesuai amal baktinya.

Baca Juga: Merdeka! Jelang Peringatan HUT RI BLT Dana Desa Cair

"Dengan menelusuri jejak sejarah itu, kita dapat mengetahui, bahwasanya debat tentang kemerdekaan sudah terjadi, ketika para Pendiri Republik ini bersidang membentuk negara Indonesia. Bung Karno menyatakan, bahwa di zaman kerajaan-kerajaan Nusantara memang kita sudah merdeka, tetapi kemerdekaan ketika itu, bukanlah merdeka sebagai sebuah negara-bangsa atau nation-state," ungkapnya.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1944 maka berdirilah Republik Indonesia sebagai suatu negara yang berdaulat. "Tetapi, setelah 78 tahun merdeka, kita berhak bertanya: Buat apa kemerdekaan itu, jika sekarang bangsa ini masih saja terancam perseteruan dan kegaduhan di masyarakatnya? Apalagi, menjelang tahun politik 2024 kelak," jelas HB X.

Baca Juga: Buruah Gendong Rayakan HUT Ke-78 RI demi Menjaga Nasionalisme

Ini link dowanlod Sambutan Gubernur DIY Hamengku Buwono X Malam Tirakatan Peringatan Ke-78 Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

Link Download https://jogjaprov.go.id/dokumen-publik

 

Editor : Amin Surachmad
#malam tirakatan #Proklamasi Kemerdekaan #Hamengku Buwono X