Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Apresiasi, Jogjakarta Tak Masuk 10 Besar Peredaran Narkoba di Indonesia

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 15 Agustus 2023 | 03:50 WIB

Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose ditemui di Artotel Hotel Jalan Urip Sumoharjo Senin (14/8). (WINDA A.I. PUSPITA/RADAR JOGJA)
Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose ditemui di Artotel Hotel Jalan Urip Sumoharjo Senin (14/8). (WINDA A.I. PUSPITA/RADAR JOGJA)

RADAR JOGJA - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengapresiasi langkah BNN Provinsi (BNNP) DIY. Apresiasi diberikan  mengingat BNNP DIY telah tanggap untuk menekan peredaran narkoba selama ini.

Pencegahan dilakukan melalui program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Efeknya, Jogjakarta tidak lagi masuk dalam 10 besar peredaran narkoba saat ini.

"Jogja dulu tahun 2019 masuk ranking lima, sekarang tidak masuk 10 besar. Bagus program yang dilakukan," jelas Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose ditemui di Artotel Hotel Jalan Urip Sumoharjo Senin (14/8).

Baca Juga: Ngeri! Puluhan Narkoba Jenis Baru Masuk Indonesia, Masuk Jogja tapi Sangat Kecil

Selain itu, tahanan narkotika di Jogjakarta tak melebihi 50 persen seperti provinsi lain di Indonesia. Ini diklaim karena upaya yang dilakukan BNNP Jogjakarta bekerja sama dengan seluruh stakeholders untuk menekan. Melalui operasi atau kegiatan yang dilakukan dengan P4GN.

"Yang saya lihat juga BNNP Jogjakarta ini sukses dalam mengumandangkan sing against drugs. Jadi di sekolah belajar untuk menyatakan perang terhadap narkotika dengan bernyanyi," terangnya.

Baca Juga: Polres Gunungkidul Bekali Remaja tentang Bahaya Narkoba

Diharapkan ke depan program-program tersebut bisa lebih menekan lagi pengguna narkoba. Melihat pengguna narkotika ini banyak dilakukan di Jogjakarta. "Sehingga setidaknya banyak pengguna nantinya yang masuk dalam Criminal Justice System Process, lebih baik nantinya direhabilitasi," tambahnya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#pengguna narkoba #Badan Narkotika Nasional (BNN) #bnnp diy