Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Juara Estafet Kardus BKAD Kota Jogja Dapat Rp 1,8 Juta, Buat Makan-Makan Atau Bikin Kaos

Annissa Alfi Karin • Sabtu, 12 Agustus 2023 | 05:30 WIB
BOLA SARUNG: Kemeriahan ASN pada lomba HUT Ke-78 RI di Kompleks Balai Kota Jogja, Jumat (11/8). (Alfi Annissa Karin/Radar Jogja)
BOLA SARUNG: Kemeriahan ASN pada lomba HUT Ke-78 RI di Kompleks Balai Kota Jogja, Jumat (11/8). (Alfi Annissa Karin/Radar Jogja)

 

JOGJA - Semarak Hari Ulang Tahun Ke-78 Kemerdekaan RI terasa di lingkungan Pemkot Jogja. Seluruh anggota OPD serempak menggelar lomba-lomba khas pitulasan di Kompleks Balai Kota Jogja, Jumat (11/8). Mulai dari lomba estafet kardus, estafet spons, makan kerupuk, hingga lomba pecah air.

Salah satu OPD yang cukup riuh selama perlombaan adalah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Salah satu peserta Minakhul Wafiroh bersama 5 rekannya memenangkan lomba estafet kardus. Bagi staf Pendaftaran dan Pendataan BKAD Kota Jogja ini, permainan estafet kardus memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Menuntut kekompakan dan kemampuan kerja sama.

"Kesulitannya karena kerja sama harus bagus dan harus gesit saat memindahkan kardus. Masing-masing anggota berdiri di atas kardus. Dan tidak boleh keluar dari kardus. Kalau keluar akan didiskualifikasi," katanya saat ditemui di Kompleks Balai Kota Jogja, Jumat (11/8).

Ini merupakan ketiga kali baginya mengikuti lomba 17-an di lingkungan Pemkot Jogja. Menurutnya, selain ikut menyemarakkan HUT Ke-78 RI, lomba-lomba semaca ini bisa meningkatkan keakraban satu sama lain.

Usai memenangkan perlombaan estafet kardus, dia dan timnya berhasil membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 1,8 juta. Hadiah ini nantinya akan dibagi pada semua anggota kelompok.

"Kemungkinan untuk makan-makan saja. Atau kalau tidak ya untuk buat kaos ataupun tumbler," katanya.

Sementara itu, kemeriahan juga tampak di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP). Penanggung jawab lomba 17-an Nini Yuniarti menjelaskan rangkaian lomba telah dimulai sejak 4 Agustus lalu. Tak hanya diikuti oleh pejabat ASN dan Tenaga Teknis, para pekerja swakelola juga turut ikut serta.

"Kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dengan teman-teman yang ada di dinas PUPKP. Pekerja swakelola kan selama ini sudah bekerja di lapangan biar ikut juga menyemarakkan HUT kemerdekaan RI kita ajak sama-sama untuk merayakan," jelasnya.

Tak selesai sampai hari ini, nantinya akan digelar puncak HUT Kemerdekaan pada 18 Agustus mendatang. Diisi dengan kegiatan jalan sehat dan pembagian door prize dan hadiah bagi para pemenang lomba. Nini menuturkan, gelaran lomba 17-an ini juga menjadi ajang penyegaran bagi para karyawan DPUPKP.

"Kita setiap harinya sudah terbebani dengan pekerjaan, rutinitas. Terutama yang di lapangan begitu banyaknya konflik. Kita harapkan dengan adanya peringatan HUT Kemerdekaan 17 Agustus ini akan menumbuhkan rasa kebersamaan diantara kita semua. Guyub teman-teman di PUPKP Jogja sampai dengan tenaga di lapangan,"

Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengungkapkan, kemerdekaan bukanlah pemberian cuma-cuma. Kemerdekaan menjadi sebuag pencapaian yang harus terus dipertahankan.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kemerdekaan. Utamanya, dalam rangka menghadapi berbagai situasi dan tantangan.

"Saya berharap masyarakat juga punya cara masing-masing. Ada yang di tingkat RT, RW, kelurahan untuk bersama-sama menyemarakkan peringatan ulang tahun kemerdekaan kita yang ke-78 ini. Tentu saya berharap juga dengan semangat juang kemerdekaan ini kita bisa meningkatkan kedisiplinan, kesejahteraan, sehingga masyarakat di Kota Jogja semakij aman, nyaman, dan sejahtera," ungkapnya. (isa)

Editor : Amin Surachmad
#Pemkot Jogja #HUT ke-78 Kemerdekaan RI #Singgih Raharjo