RADAR JOGJA – Anak- anak harus menjajdi pelopor kesehatan dan pelapor tindak kekerasan. Tema itu diusung Rumah Sakit Panti Rapih dalam rangka peringatan menyambut Hari Anak Nasional (HAN), Minggu (23/7/23). Kegiatan ini dihelat di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih.
Direktur Utama RS Panti Rapih Triputro Nugroho mengatakan, kegiatan ini digelar agar bertujuan untuk mendorong anak-anak menjadi pelopor kesehatan di sekolah dan komunitas mereka. Serta memberdayakan mereka untuk berani berbicara menentang segala bentuk kekerasan di lingkungan mereka.
Triputro juga mengatakan Kegiatan Hari Anak Nasional menjadi salah satu kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT ke-94 Rumah Sakit Panti Rapih. Kegiatan kali ini, diikuti oleh peserta yang terdiri atas 23 sekolah yaitu 11 SMP dan 12 SD di wilayah Kota Jogja dan Sleman."Semoga kami dapat membekali anak-anak dengan pengetahuan berharga tentang kesehatan dan keselamatan. Serta mendorong mereka untuk mengambil peran aktif dalam mempromosikan kesejahteraan di komunitas ataupun masyarakat," ujarnya.
Di Hari Anak Nasional ini, Triputro juga berharap agar semua orang dapat peduli terhadap anak. Serta menjaga tumbuh dan berkembangnya anak. Sehingga ke depan mereka menjadi pelopor dalam pembangunan kesehatan."Semoga besok mereka menjadi benih akan pelopor dan menjadi anak yang tangguh," ucapnya.
Kepala Sekolah SMP Montessori Sleman Rengganis Istikasari juga mengatakan, acara yang diselenggarakan oleh RS Panti Rapih ini sangat bagus. Sebab anak-anak dapat belajar soal kerohanian dan kesehatan."Saya rasa kegiatan seperti ini haru tetap diadakan. Karena kita sebagai oramg dewasa juga harus menyadari kalau anak-anak itu harus terlindungi. Sebab mereka adalah generasi bangsa," katanya.
Rengganis juga berharap dengan adanya peringatan Hari Anak Nasional ini agar anak-anak dapat terjamin perlindungannya. "Di Hari Anak Nasional ini saya berpesan ke pada seluruh masyarakat agar peduli terhadap anak-anak," tegasnya (ayu/din)