Kepala Lapas Kelas IIA Kota Jogja Soleh Joko Sutopo menuturkan sejatinya wahana ini dibangun sebagai wadah edukasi bagi masyarakat. Namun, letaknya yang strategis dan terdapat fasilitas tempat duduk, menjadikan banyak orang utamanya pasangan muda-mudi mampir untuk berpacaran.
Soleh menambahkan lokasi tersebut boleh didatangi oleh siapa saja. Asal Wahana Edukasi Pemasyarakatan ini tetap dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
“Boleh menikmati indahnya Lapas Kota Jogja, tapi diimbau tetap sopan,” jelasnya saat dihubungi, Rabu (17/5).
Untuk tetap menjaga kondusivitas, pihaknya turut menggandeng Polsek Pakualaman untuk melakukan patroli keliling (troling). Tak hanya itu, upaya sosialisasi juga dilakukan agar wahana edukasi bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
Beberapa papan informasi telihat dipasang. Ini guna memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga etika di tempat umum.
“Sekali lagi, buat nongkrong silahkan, berfoto selfi silakan, buat berdiskusi juga boleh. Yang terpenting jangan melampaui batas,” tegasnya. (isa/dwi) Editor : Editor News