Mereka membawakan sebanyak 10 lagu yang merefleksikan peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. Mereka juga menggandeng sejumlah musisi, seperti Neni Nuraini, Brian Prasetyoadi, dan grup hiphop asal Jogja, Jogja Hiphop Foundation (JHF).
Sejumlah repertoar bertema perjuangan dan kebangsaan serta beberapa lagu bernuansa Jogja juga ditampilkan dalam konser itu, seperti Hymne Serangan Umum 1 Maret, Sepasang Mata Bola, Yogyakarta, dan Jogja Istimewa. (aga/din)
Editor : Editor Content