Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rumah Pegawai Ditjen Pajak di Jogjakarta Kerap Sepi

Editor News • Selasa, 28 Februari 2023 | 04:12 WIB
SEPI : Warga melintasi kediaman Pejabat Eseleon II Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, Senin sore (27/2). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
SEPI : Warga melintasi kediaman Pejabat Eseleon II Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, Senin sore (27/2). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Rumah milik Pejabat Eselon II Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo di Jogjakarta kerap sepi. Rumah mewah di Jalan Ganesha 2/12, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja ini hanya ditunggui oleh keamanan dan pembantu. Alun dan keluarga hanya berkunjung saat akhir pekan dan hari raya.

Tokoh masyarakat setempat Sugiyarto menuturkan rumah Alun memang kerap kosong. Hanya saja tetap terawat karena ada penghuninya. Tepatnya seorang penjaga rumah yang kerap membersihkan rumah setiap harinya.

“Yang disitu hanya pembantunya. Paling saat akhir pekan, liburan atau hari raya. Mario hanya lihat dulu saat sekolah di Magelang,” jelasnya ditemui di kediamannya, Senin sore (27/2). 

Kediaman Sugiyarto sendiri tidak jauh dari rumah Alun. Tepatnya 10 meter arah Utara dari kediaman Alun. Rumah Alun berada di sisi barat, sementara kediaman Sugiyarto berada di sisi timur.

Dalam keseharian, tidak ada aktivitas rutin. Hanya terlihat penjaga rumah yang membersihkan rumah sisi dalam dan luar. Beberapa hari sekali juga memotong rumput dan pohon di halaman luar. 

“Orangtua Mario itu jarang di sini, sekarang kosong rumahnya,” katanya.

Rumah mewah dibangun medio 2015 hingga 2016. Sementara untuk tanah dibeli pada medio 2013. Kala itu tanah masih seharga Rp 1,5 juta/meter. Total luas kediaman Alun mencapai 2000 meter persegi. 

Sejak medio tahun tersebut, Sugiyarto menuturkan keluarga Alun belum berdomisili Jogjakarta. Hingga saat ini, sepengetahuannya masih berstatus warga DKI Jakarta. Sesuai dengan penugasan Alun di Kanwil II Ditjen Pajak Jakarta Selatan.

“Kalau warga sini belum KTP sini, tapi punya rumah di jalan Ganesha nomor 12, jarang di sini hanya hari tertnetu, hari besar saat libur,” ujarnya.

Untuk acara kampung, kerap diwakili oleh penjaga rumah. Sugiyarto menuturkan sosok penjaga rumah hadir sebagai pengganti Alun. Ini karena keberadaannya yang memang tidak pernah di kediaman Jogjakarta.

Beragam undangan yang dihadiri mulai dari acara 17 Agustus hingga perayaan hari besar. Seluruhnya diwakilkan oleh penjaga rumah. Usai kejadian penganiayaan dengan korban anal Ketua GP Ansor, kediaman semakin sepi.

“Setelah ramai situasi rumah sepi, yang ada cuma pembantunya. Hanya pembantunya saja yang datang, saya kasih undangan, saat 17-an, atau hari raya,” katanya. (Dwi)  Editor : Editor News
#Penganiayaan Ketua GP Ansor #Rafael Alun Trisambodo #Rumah pejabat pajak #Mario Dandy Satria