Natal kali ini juga mengusung tema yang istimewa, Kelahiran Tuhan Yesus Membawa Daya Untuk Berkarya. Sebagai simbol kebangkitan pasca pandemi Covid-19. Untuk kembali beraktivitas normal demi menyambung hidup.
“Pertama kita natalnya setelah pandemi, natalnya kami usung kelahiran Tuhan Yesus Membawa Daya Untuk Berkarya artinya bagi umat Katolik bisa berkarya melalui natal ini tidak sekadar diam saja dirumah setelah pandemi,” jelas Ketua II Perayaan Natal Gereja Santo Antonius Kotabaru Stefanus Richard Wicaksono ditemui di Gereja Kotabaru, Sabtu (24/12).
Untuk kapasitas peribadahan hampir normal. Kapasitas normal 2.000 tempat duduk diisi sebanyak 1.500 umat setiap misanya. Sehingga total 6 misa mencapai sekitar 9.000 umat Misa Natal.
Misa pertama diawali 16.30 WIB, kemudaian 19.00 WIb dan 21.30 WIB pada Sabtu (24/12). Untuk penyelenggaran hari kedua diawai 07.00 WIB. Berlanjut kemudian pada 09.00 WIB dan diakhiri 17.00 WIB, Minggu (25/12).
“Pesan dari gereja ucapkan selamat Natal dan menjaga kerukunan dengan beberapa kejadian sebelumnya tetap bisa merayakan Natal dengan baik,” katanya.
Penyelenggaraan Misa Natal juga kembali tatap muka. Panitia Perayaan Natal Gereja Santo Antonius Kotabaru tidak menyediakan tautan misa daring. Namun tetap ada rekaman yang bisa diputar pasca Misa Natal.
“Kalau buat sekarang umat bisa langsung ikut misa. Hanya scan Peduli Lindungi dan masuk ke gereja, Usahakan umat sekitar paroki Santo Antonius Kotabaru dulu. Wajib vaksin paling tidak booster atau 2 kali juga bisa,” ujarnya.
Penyelenggaran Misa Natal juga mengacu pada aturan sebelumnya. Terutama larangan membawa tas berukuran besar. Apabila tetap membawa maka ditinggal di pintu masuk pengecekan.
“Aturan seperti tahun lalu tidak boleh bawa ransel besar. Kalau bawa akan dibawa di gerbang awal oleh tim internal dan kepolisian, tapi kalau misalnya ada tas kecil, itu sekadar kita cek lalu persilakan masuk,” katanya. (dwi) Editor : Editor News