Pengelola Melati Florist Oktaria Saputri mengakui, peningkatan drastis pembelian buket bunga dirasakan pada momen Hari Ibu kemarin. Tokonya mulai ramai digeruduk pelanggan sejak pukul 06.30. “Iya meningkat drastis (pembelian) dibanding hari-hari biasa,” katanya saat ditemui di kawasan Kotabaru, kemarin (22/12).
Sembari merangkai buket bunga, Oktaria menjelaskan kebanyakan yang dipesan pelanggan adalah bunga mawar dengan semua jenis, baik mawar merah maupun putih. Namun mereka rerata membeli dalam bentuk tangkaian dan dirangkai langsung sesuai keinginan pelanggan.
Meningtnya ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini paling ramai ya. Biasa yang turun (stok) 200 tangkai, sekarang 1.000 tangkai,” ujarnya dengan wajah semringah.
Selain bunga mawar, bunga jenis krisan dan sedap malam juga diserbu pelanggan. Adapun per tangkai harga bunga mawar dibanderol Rp 10 ribu, dalam satu ikat ada 25 tangkai. “Dan rata-rata ini yang diminta pelanggan,” jelasnya.
Pantauan Radar Jogja, masyarakat memadati beberapa toko bunga yang berjajar di kawasan Kotabaru. Tak sedikit mereka terlihat membeli bunga mawar dan merangkaikan sekaligus di tempat. Kebanyakan anak muda yang ingin mengapresikan rasa kasih sayangnya untuk seorang ibu dengan memberikan buket bunga.
Pembeli Dieka mengaku sengaja ingin memberikan bunga untuk menunjukkan apresiasinya kepada sang ibu. Perempuan 20 tahun itu membeli tiga tangkau bunga mawar putih yang dirangkai satu buket bunga. Secara langsung diberikan kepada ibunya pada momentum itu. “Baru mau coba kasih bunga, karena pengen apresiasi rasa kasih sayang ke mama. Semoga mama sehat selalu,” ungkapnya. (wia/laz) Editor : Editor Content