Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gaya Predator Jadi Paling Mahal

Editor Content • Sabtu, 17 Desember 2022 | 13:21 WIB
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
RADAR JOGJA - Helm dengan gaya predator menjadi paling mahal untuk jenis modifikasi. Dipatok dengan harga hingga Rp 1,5 juta. Sebab bagian helm banyak diubah.

Tak jarang, ada yang meminta untuk memasangkan rambut palsu pada helm gaya predator. Selain itu juga pemasangan lampu laser di bagian mata. "Itu cuma saya bikin kalau ada yang pesan," ungkap penyedia jasa helm custom Eko Fredian.

Dalam pengerjaannya, pria yang akrab disapa Fredy membutuhkan waktu sekitar 1-3 minggu. menyesuaikan kerumitan dari permintaan kliennya. "Sistem custom itu pesan warna, motif atau gambar yang diinginkan. Nanti kami buatkan sketsa, kalau cocok down payment (DP). Selanjutnya kami baru selesaikan," ucapnya pada Radar Jogja ditemui di showroom Jalan Suryodiningratan, Mantrijeron, Kota Jogja.

Sementara untuk helm modifikasi sederhana, lanjut Fredy, hanya dihargai sekitar Rp 400 ribu. Peminat utama helm-helm polesan ayah dua orang anak ini memang pengendara motor custom. Pria 40 tahun pemilik Fredy Helm Jogja ini juga cukup diakui kemampuannya. Dia kerap wira-wiri di pameran motor custom. Itu pula yang membuatnya punya pelanggan dari berbagai daerah. "Ada dalam kota, luar kota juga banyak. Kalau luar negeri pernah ada pesanan dari Malaysia dan Singapura," ungkapnya.

Terkait dengan perawatan helm custom, Fredy menyebutnya relatif mudah. Sama seperti helm pada umumnya, helm custom jangan disimpan dalam keadaan atau di ruang lembab. "Disimpan dalam sarung helm. Kalau ada kerusakan kami juga menerima repair. Kami juga bikin busa sendiri," ucapnya.

Dia pun mengaku, awalnya hanya memulai usaha jual beli helm sekitar 2014. Saat itu yang dijualnya berupa helm retro pabrikan. "Tahun 2015, mulai ada yang custom. Jadi muncul ide jual helm modifikasi atau custom, karena ada permintaan pasar," bebernya.

Setelah itu, Fredy diminta untuk mengubah warna cat helm. Lantaran bikers yang memintanya kala itu, ingin punya helm yang seragam dengan motor custom miliknya. "Awalnya warnanya tidak tersedia. Terus permintaan pasarnya lumayan juga waktu itu. Terus mulai belajar cat dan bikin helm sendiri. Akhirnya bikin bengkel helm," tandasnya. (fat/eno) Editor : Editor Content
#lifestyle #helm