Tak hanya itu, Prilly juga menaruh rasa kagumnya terhadap Jogjakarta. Salah satu buktinya adalah menggunakan batik saat mengajar di ruang kelas. Baginya batik dan Jogjakarta memiliki nilai keindahan tersendiri.
“Hari ini saya ingin berkain memang lagi suka berkain saja kan ini juga Jogja. Suasananya sangat-sangat, saya kalau di Jogja tuh ngerasa suasananya lebih sakral, budaya lebih kentel. Jadi pengen pakai batik,” jelasnya ditemui usai mengajar di Fisipol UGM, Kamis (10/11).
Melalui cara ini, Prilly juga ingin mengajak untuk mencintai batik. Untuk selalu mengenakan dalam berbagai kegiatan kasual maupun formal. Tak hanya sekadar saat momentum resepsi pernikahan.
“Pakai batik dan berkain tuh fashionable juga loh, bisa dipakai di segala situasi bukan hanya dipakai pas dikondangan doang tapi di acara-acara atau di acara kasual bisa pakai kain,” katanya.
Prilly juga mengaku akan lebih lama tinggal di Jogjakarta. Tepatnya selama satu bulan untuk menjelajah Jogjakarta. Dia mengaku tidak langsung pulang ke Jakarta.
Selain jalan-jalan, Prilly juga akan menjajal sejumlah wisata di Jogjakarta. Mulai dari ragam kuliner hingga wisata lainnya. Ditanya hingga kapan, Prilly mengaku akan tinggal di Jogjakarta hingga Desember 2022.
“Kebetulan saya sebulan di Jogja, sampai Desember. Ada syuting film juga kebetulan mulai syuting dua hari lag. Jadi emang sekalian ngajar dan stay di Jogja sebulan. Bakal jalan-jalan, banyak banget nih di Jogja selama sebulan ini. Enggak tau deh, mau wisata kuliner dan keliling-keliling Jogja,” bebernya. (Dwi) Editor : Editor News