Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pameran Seni Gambarkan SU 1 Maret

Editor Content • Rabu, 16 Maret 2022 | 17:54 WIB
MAHAMI : Para pengunjung memadati pameran
MAHAMI : Para pengunjung memadati pameran
RADAR JOGJA – Prodi Tata Kelola Seni ISI Yogyakarta bersama Museum Benteng Vredeburg menggelar pameran dengan tajuk 'Daulat dan Ikhtiar: Memaknai Serangan Umum 1 Maret 1949 Melalui Seni'. Pameran tersebut bertempat di Museum Benteng Vredeburg, Jogjakarta. Digelar pada tanggal 1-30 Maret 2022, yang melibatkan lima orang seniman.

"Ada lima perspektif yang diusung dalam pameran ini, sesuai dengan patung yang ada di Monumen Serangan Umum 1 Maret", ujar salah seorang Gallery Sitter, Tirza Benedicta Piri, 19, kemarin (15/3).

Seniman yang terlibat dalam pameran ini ialah Dedy Sufriadi, Lutse Lambert, Riyan Kresnandi, Tempa, dan Broken Pitch. Karya dari kelima seniman tersebut masing-masing mewakili karakter tentara, pelajar, petani, pemuda, serta kaum wanita.

Tirza menambahkan bahwa kurator memberikan kebebasan kepada para seniman untuk melihat peristiwa 1 Maret sesuai dengan lima perspektif karakter yang ada. “Penggamabaran tersebut kemudian dipresentasikan dan ditampilkan melalui berbagai karya di dalam pameran ini,” ujar mahasiswi ISI Yogyakarta tersebut.

Selain itu, ditampilkan pula beberapa koleksi dari Museum Monjali, Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman, dan Museum Sandi.
Tirza mengatakan bahwa kunjungan ke pameran ini melonjak ketika akhir pekan. Pada Sabtu dan Minggu kemarin misalnya, pengunjung pameran dapat mencapai 1.500-2.000 orang.

Banyak pengunjung pameran ini merupakan kaum muda. Mereka biasanya mengabadikan kunjungan mereka dengan berfoto bersama berbagai instalasi yang ada di pameran. Namun berbeda dengan salah seorang pengunjung, Suryanto, 61, yang justru fokus memotret objek-objek instalasi. "Saya tahu informasi acara ini dari instagram," katanya. Ia mengaku takjub dengan pameran tersebut. "Kolaborasi yang bagus dari ISI dengan Vredeburg. Saya beri bintang lima," ujarnya. (cr5/bah) Editor : Editor Content
#Pendidikan #Museum Benteng Vredeburg #ISI Yogyakarta