RADAR JOGJA - Seorang pria berinisial SY, 35, alias Agus nekat memanjat menara pemancar sinyal 4G di kawasan Jalan Bhayangkara, Ngupasan, Gondomanan Kota Jogja, Senin (14/3). Penyebabnya karena dia kecewa dengan pacarnya. Saat diajak menikah, justru jawaban penolakan yang muncul.
Kapolsek Gondomanan AKP Abdul Jalil menjelaskan Agus sempat mengajak nikah sehari sebelumnya. Hanya saja jawaban sang pacar yang berprofesi sebagai pedagang di kawasan Alun-Alun Utara Kraton mengecewakan. Sehingga Agus memutuskan untuk memanjat menara pemancar sinyal di jalan Bhayangkara.
"Kalau lihat fisiknya setelah kita gali ke lapangan gara-gara ceweknya diajak nikah enggak mau, itu sudah kejadian kemarin. Diajak nikah enggak mau ceweknya," jelasnya ditemui di lokasi kejadian, Senin (14/3).
Upaya merayu Agus berlangsung selama berjam-jam. Mulai dari tim SAR, polisi hingga TNI. Adapula sang pacar yang ikut datang. Namun tetap tak bisa membujuk Agus untuk turun.
Upaya tim gabungan awalnya tidak berjalan mulus. Agus tetap memilih bertahan di atas menara pemancar. Akhirnya tim evakuasi menghubungi ibu Agus melalui telepon video. Disusul kemudian datang ke lokasi kejadian dari Canden, Jetis, Bantul.
"Kita lakukan video call sama ibunya kesempatan pertama ibunya datang dari Jetis, Bantul. Saat ibunya datang, dia baru mau turun," katanya.
Kasubsi Operasi dan Siaga Basarnas Kantor Jogjakarta Asnawi Suroso menjelaskan menara pemancar sinyal terpasang di gedung bertingkat. Total ketinggian dari tanah mencapai 20 meter. Agus naik ke atas dengan memanjat dari toko bangunan di samping bangunan gedung menara pemancar sinyal terpasang.
Asnawi menuturkan Agus sudah berada di menara sinyal pemancar sejak 13.00 WIB. Tim berhasil mengevakuasi pada 17.00 WIB. Agus sempat berpindah-pindah pijakan selama proses evakuasi.
"Kesulitan bukan teknis ketinggiannya, personel siap mengevakuasi di ketinggian. Hanya karena korban diindikasikan mau bunuh diri, kesulitan yang paling utama ada membujuk supaya korban bisa turunkan seperti itu," ujarnya.
Tim evakuasi Basarnas sempat melakukan pendekatan dari berbagai sisi. Langkah ini sebagai jaga-jaga apabila Agus ingin lompat dari menara pemancar sinyal. Selain itu juga tetap melakukan pendekatan persuasif agar Agus mau turun.
"Kami upayakan dengan cara membujuk supaya bisa turun tetapi sementara tindakan safety tetap disiapkan kalau sewaktu-waktu harus diturunkan menggunakan peralatan-peralatan untuk evakuasi," katanya. (Dwi) Editor : Editor News