Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sempat Mati Suri, Perekonomian Pasar Pasty Mulai Bangkit

Editor News • Kamis, 27 Januari 2022 | 00:52 WIB
BERKAH : Aktivitas perekonomian di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) mulai bergeliat pasca menurunnya angka kasus Covid-19 di Jogjakarta, Selasa (26/1). (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
BERKAH : Aktivitas perekonomian di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) mulai bergeliat pasca menurunnya angka kasus Covid-19 di Jogjakarta, Selasa (26/1). (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Salah satu jujugan jual beli satwa dan tanaman hias di Kota Jogja yakni Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) sempat mati suri pada awal pandemi Covid-19. Tak sedikit pedagang yang memilih untuk tak berjualan. Ini karena tak adanya pembeli dalam kurun waktu yang lama.

Suasana yang berbeda mulai terlihat beberapa waktu belakangan. Geliat perekonomian di Pasty mulai bangkit. Berawal saat pemerintah mulai melonggarkan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Awal pandemi terjadi penurunan penjualan hingga 50 persen. Sekarang naik hingga 80 persen.  Sekarang sudah mulai ramai. Kalau hari Minggu bisa menjual sampai 10 burung,” jelas salah satu penjual burung hias di Pasty, Novan di Pasty, Rabu (26/1).

Berbeda dengan Novan, penjualan tanaman hias justru melonjak diawal pandemi Covid-19. Ini diakui oleh satu penjual tanaman hias Fathur. Dia menceritakan lonjakan terjadi sangat signifikan sejak awal pandemi.

Penyebabnya, banyak masyarakat yang menghabiskan waktu untuk merawat tanaman hias. Terlebih dengan adanya kebijakan PPKM, membuat mobilitas sangat terbatas. Imbasnya harga tanaman hias juga ikut terkatrol.

“Istilahnya penjualan bisa naik, penghasilan juga lumayan bertambah,” kata Fathur.

Fathur menuturkan penurunan penjualan justru mulai terjadi di awal tahun 2021. Saat ini pemasukan belum seperti semula meski sedikit demi sedikit telah meningkat. Walau begitu dia berharap pandemi Covid-19 segera berlalu. Agar perekonomian dapat kembali seperti semula.

“Perlahan-lahan sudah mulai normal, sudah biasa lagi. Tetapi untuk penjualannya istilahnya dong-dongan lah. Tidak tentu pasang surutnya itu. Kadang banyak, kadang sedikit,” ujar Fathur. (co1/dwi) Editor : Editor News
#Omset PASTY #tren peliharan 2022 #tren Pandemi Covid-19 #tren tanaman hias 2022