Suasana yang berbeda mulai terlihat beberapa waktu belakangan. Geliat perekonomian di Pasty mulai bangkit. Berawal saat pemerintah mulai melonggarkan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
“Awal pandemi terjadi penurunan penjualan hingga 50 persen. Sekarang naik hingga 80 persen. Sekarang sudah mulai ramai. Kalau hari Minggu bisa menjual sampai 10 burung,” jelas salah satu penjual burung hias di Pasty, Novan di Pasty, Rabu (26/1).
Berbeda dengan Novan, penjualan tanaman hias justru melonjak diawal pandemi Covid-19. Ini diakui oleh satu penjual tanaman hias Fathur. Dia menceritakan lonjakan terjadi sangat signifikan sejak awal pandemi.
Penyebabnya, banyak masyarakat yang menghabiskan waktu untuk merawat tanaman hias. Terlebih dengan adanya kebijakan PPKM, membuat mobilitas sangat terbatas. Imbasnya harga tanaman hias juga ikut terkatrol.
“Istilahnya penjualan bisa naik, penghasilan juga lumayan bertambah,” kata Fathur.
Fathur menuturkan penurunan penjualan justru mulai terjadi di awal tahun 2021. Saat ini pemasukan belum seperti semula meski sedikit demi sedikit telah meningkat. Walau begitu dia berharap pandemi Covid-19 segera berlalu. Agar perekonomian dapat kembali seperti semula.
“Perlahan-lahan sudah mulai normal, sudah biasa lagi. Tetapi untuk penjualannya istilahnya dong-dongan lah. Tidak tentu pasang surutnya itu. Kadang banyak, kadang sedikit,” ujar Fathur. (co1/dwi) Editor : Editor News