Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Hanya ke Borobudur, BOB Siapkan Wisata ke Dieng

Editor Content • Senin, 13 Desember 2021 | 13:05 WIB
BELUM PULIH: Ketua Paguyuban PKL Shelter Denggung Tri Maryadi menunjukkan suasana Shelter PKL Foodcourt Denggung, (16/11).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
BELUM PULIH: Ketua Paguyuban PKL Shelter Denggung Tri Maryadi menunjukkan suasana Shelter PKL Foodcourt Denggung, (16/11).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA – Sebaran wisatawan ke DIJ dan Jawa Tengah menjadi perhatian Badan Otoritas Borobudur (BOB). Terlebih dengan sudah selesainya beberapa proyek infrastruktur. Hal itulah yang dipersiapkan dalam Integrated Tourism Master Plan (ITMP).

Direktur BOB Indah Juwanita mengatakan, dengan beroperasinya Yogyakarta International Airport, double rel kereta hingga pembangunan tol Transjawa, diperkirakan aka nada 20 juta wisatawan yang datang. Keberadaanya harus disebar supaya tidak menumpuk di satu lokasi saja. “Market terbesar saat ini masih ke (Candi) Borobudur, (Candi) Prambanan dan Keraton,” kata Indah dalam jumpa pers akhir tahun BOB, Minggu (11/12).

Krena itu penyusunan ITMP diharapkan menghidupkan dan mensikronisasikan kepariwisataan di wilayah koordinasinya. Ini bertujuan agar semua destinasi di 35 kabupaten/kota se DIJ-Jateng khususnya bisa dijangkau wisatawan. Beberapa lokasi yang dipersiapkan mulai dari,  Semarang Solo Sangiran, DIJ bagian selatan, sampai ke Dieng, Merapi Merbabu, kawasan karst selatan DIJ, termasuk Geopark Gunungsewu. “Kami kejar ke pemerintah pusat, akhirnya dari Bappenas menyetujui wilayah-wilayah tersebut,” ungkapnya.

Konsep yang disiapkan BOB, Indah mencontohkan seperti yang dilakukan di Bali. Dengan gerbang besar melalui Bandara Ngurah Rai, wisatawan bisa disebar ke berbagai lokasi wisata di Pulau Dewata. “Tak hanya ke Ubud, tapi wisatawan juga bisa berwisata sampai ke Nusa Dua misalnya,” kata Indah.

Salah satu yang sedang disiapkan BOB adalah Borobudur Highland. Indah mengatakan, sudah ada tiga investor local yang siap berinvestasi untuk pengembangan resort di wisata yang terletak di Purworejo tersebut. Nilai investasinya diklaim mencapai Rp 750 miliar. “Sudah teken letter of intent sejak 2019 lalu, tapi investor kan butuh study dulu,” jelasnya.

Direktur Pemasaran Pariwisata BOB,Agus Rochiyardi menambahkan, aksesbilitas pariwisata di Joglosemar terus dikembangkan secara berkelanjutan. Saat ini meski YIA masih sepi akibat pandemi COVID-19, dengan pembangunan wisata di sepanjang daerah Joglosemar seperti Semarang, Solo, Jepara, Bantul, Kulonprogo hingga Dieng diharapkan bisa memulihkan jalur penerbangan lewat bandara tersebut. (pra) Editor : Editor Content
#BOB #DIJ #Badan Otoritas Borobudur