Aksi berupa ajakan untuk mentaati protokol kesehatan (prokes) ini dilakukannya dengan cara memasangi masker patung polisi yang berada di perempatan Gramedia dan patung super hero dikawasan titik nol kilometer Sabtu (17/7) siang.
Selain memasangi masker patung polisi dan super hero, Baharuddin Kamba juga memasangi spanduk bertuliskan ajakan untuk selalu patuh terhadap protokol kesehatan.
Tulisan tersebut ditempel pada sebuah karton berukuran sedang dan menggunakan tali rafia sebagai kalung.
Baharuddin Kamba yang juga menjabat sebagai Kadiv Humas Jogja Police Watch (JPW) ini mengatakan aksi sebagai bentuk sindiran kepada masyarakat yang masih abai terhadap protokol kesehatan.
“Patung polisi dan super hero saja memakai masker, masak masyarakat masih ada saja yang abai terhadap protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker,”katanya.
Kamba menjelaskan dengan masih abainya masyarakat dengan tidak menggunakan masker, misalnya, maka dapat menulari atau tertular virus Covid -19, yang trend angkanya di Jogjakarta terbilang masih tinggi.
Menggunakan masker tidak harus menunggu petugas Satgas melakukan razia baru masyarakat menggunakan masker dan menjaga jarak serta menjahui kerumunan tetapi dimana pun berada selalu patuhi protokol kesehatan yang ada. Sekalipun berada dirumah bersama keluarga.
“Pesan edukasinya adalah mematuhi aturan protokol kesehatan dimulai dari kita sendiri baru mengajak orang lain. Jangan sampai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berjlid-jilid tetapi masyarakat masih saja abai terhadap protokol kesehatan,”ucapnya.
Kamba menambahkan penegakan aturan terkait protokol kesehatan harus dilaksanakan secara tegas tanpa pandang bulu namun tetap humanis. Kasus oknum Satpol PP di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan yang diduga melakukan “Penganiayaan berupa pemukulan terhadap pemilik cafe seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi Satgas penegakan aturan terkait protokol kesehatan,”jelasnya. (sky) Editor : Editor News