Ketua Tim UKM Indonesia Bangkit, Surahma Asti Mulasari, mengatakan, inovasi-inovasi tersebut diantaranya pembentukan dan pengembangan sentra ukm “ukm bangkit”, pembuatan dan pengembangan teknologi informasi, sistem informasi dan media komunikasi untuk mendukung ukm bangkit. sektor pariwisata seperti sistem informasi reservasi desa wisata, sistem informasi portal desa wisata, sistem informasi pengelolaan keuangan organisasi. “Selain itu juga inovasi pembelajaran di lingkungan luar dalam bentuk wahana-wahana outbond sebagai paket wisata dan daya tarik wisata termasuk permainan-permainan tradisional,” ujarnya, senin (30/11).
Surahman menambahkan, “Program-Program Ukm Indonesia bangkit lainnya yang telah selesai dilakukan koordinasi dan sosialisasi program, pelatihan keuangan penggiat wisata, fgd pembentukan ukm bangkit yang mewadahi produsen, pembuatan jejaring produsen dan jejaring pemasaran, pelatihan kewirausahaan bagi anggotan ukm bangkit, pelatihan keuangan bagi pengurus ukm bangkit, pelatihan web bagi pengurus ukm bangkit, koordinasi pembentukan wahana wisata outbound, penentuan lokasi-lokasi pengembangan potensi wisata di desa ngoro-oro dan pelatihan diversifikasi makanan produk lokal,” tambahnya.
lurah Desa Ngoro-Oro Sukasto, sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari dosen uad ini. "kegiatan pemberdayaan ini mampu mengangkat perekonomian warga, dan membangkitkan kembali semangat warga dari keterpurukan akibat pandemi covid-19 yang berdampak bagi semua sektor kehidupan,"ujarnya.(sky) Editor : Editor News