Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lomba Seni Suara Burung Perkutut Nasional Pakualam Cup VI

Editor News • Rabu, 18 Juli 2018 | 17:47 WIB
SIMBOLIS: Pembukaan Lomba Seni Suara Burung Perkutut Nasional Pakualaman Cup VI ditandai dengan pelepasan burung perkutut. (DISPAR DIY FOR RADAR JOGJA)
SIMBOLIS: Pembukaan Lomba Seni Suara Burung Perkutut Nasional Pakualaman Cup VI ditandai dengan pelepasan burung perkutut. (DISPAR DIY FOR RADAR JOGJA)
JOGJA - Dinas Pariwisata DIY bersama dengan Puro Pakualaman menggelar lomba Seni Suara Burung Perkutut Nasional Pakualam Cup VI di Alun-Alun Selatan Minggu (15/7).

Tahun ini jumlah peserta lomba meningkat dibandingkan tahun lalu. Total ada 452 peserta dari berbagai daerah di Indonesia seperti, Kalimantan, Madura, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, serta Jakarta.

Penghageng Kadipaten Pakualaman KPH Kusumo Parastho mengatakan, dengan adanya Lomba Seni Suara Burung Perkutut Nasional Pakualam Cup VI ini dapat mendukung ekologi yang ada dalam kehidupan masyarakat atau Memayu Hayuning Bawana yaitu dapat menjaga dan melestarikan keindahan alam.

Lomba Seni Suara Burung Perkutut Nasional dibuka dengan Tari Sekar Gandrung dan dilanjutkan prosesi penyerahan Trophy Bergilir Pakualam yang diwakili oleh KPH Kusumo Parastho kepada Sekertaris Dinas Pariwisata DIY Rose Sutikno, kemudian diserahkan kembali kepada ketua panitia lomba. Pada kesempatan tersebut KPH Kusumo Parastho secara simbolis membuka lomba dengan melepas burung perkutut ke angkasa.

Sekretaris Dinas Pariwisata DIY Rose Sutikno SH MM menuturkan, lomba seni suara burung perkutut Nasional Pakualam cup merupakan wisata hobi yang dapat melestarikan keberadaan burung, sekaligus menarik wisatawan untuk datang ke Jogjakarta. “Lomba Seni Suara Burung Perkutut Nasional Pakualam Cup VI ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas burung perkutut, menjaga kelestarian burung dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat” imbuhnya.

Lomba kali ini mempertandingkan beberapa kategori yakni, kelas Hanging, Piyik Yunior, Dewasa Yunior, dan kelas Dewasa Senior, serta untuk tahun ini ketiga kelas diambil 20 peserta juara. Sedangkan Kelas Dewasa senior hanya diambil 15 peserta juara dan dari kejuaraan kelas Dewasa Senior jumlah nilai tertinggi mendapatkan Piala Pakualam Cup bergilir.

Juri nasional didatangkan dari Jakarta, Surabaya, Jawa Barat dan Yogyakarta dan kriteria penilaian meliputi suara depan, suara tengah, suara ujung, dan irama dasar suara. (*/a1/din/mg1) Editor : Editor News
#nasional #Dinas Pariwisata DIY #lomba seni suara burung perkutut #alun-alun selatan #Pakualam Cup VI #Jogja