Gelar Internal Game, PSS Sleman Genjot Ritme Pertandingan

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 19:10 WIB
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)

 

SLEMAN - PSS Sleman terus mematangkan persiapan di tengah jeda kompetisi akibat agenda FIFA Matchday. Tak ingin kehilangan sentuhan dan ritme bertanding, skuad Laskar Sembada menggelar sesi internal game dalam latihan rutin yang berlangsung di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), Jumat (2/10).


Pelatih PSS Pieter Huistra menjelaskan, sesi gim internal 11 melawan 11 tersebut dimanfaatkan jajaran pelatih untuk menjajal berbagai skema serta merotasi sejumlah komposisi pemain. Laga internal itu, lanjut Huistra, menjadi sarana penting untuk melihat fleksibilitas taktik tim serta menjaga kebugaran para pemain agar tetap berada di level kompetitif.

Baca Juga: PSS Sleman Akan Buktikan Diri saat Lawan PSM Makassar di MagIS


"Kami hanya bermain 11 lawan 11. Ini hanya sesi latihan, tapi kami mencoba beberapa susunan pemain yang berbeda. Jadi ya, sangat bagus dan menarik untuk dilihat," lontarnya, Jumat (2/10).


​Menariknya, dalam sesi latihan bertensi tinggi itu, tim pelatih PSS juga menghadirkan wasit berlisensi untuk memimpin jalannya laga. Hal itu sengaja dilakukan demi menciptakan suasana pertandingan yang sesungguhnya sekaligus menjaga kedisiplinan pemain di lapangan.

Baca Juga: Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Sudah Fokuskan Tim Lawan PSM Makassar 


​Sambil tersenyum, Huistra menyebut kehadiran pengadil lapangan di sesi latihan juga memberikan rasa adil bagi para penggawa Super Elja.


"Ya, pakai wasit. Itu selalu bagus, jadi mereka tidak bisa menyalahkan pelatih. Itu alasan saya selalu suka memakai wasit," bebernya.

Baca Juga: Supaya PSS Bersaing di Papan Atas BRI Super League, Cleberson Ingin Pemain Kompak


​Ritme latihan dengan skema laga penuh memang menjadi makanan sehari-hari skuat PSS selama jeda kompetisi. Huistra menegaskan, menjaga atmosfer pertandingan resmi sangat krusial agar performa tim tidak melorot saat kompetisi kembali bergulir.


"Normalnya kami bertanding setiap minggu di liga, jadi kami hanya ingin menjaga ritme permainan. Tapi kami memang sering bermain 11 lawan 11, bukan hanya hari ini tapi juga awal minggu kemarin. Itu sesuatu yang harus kami rasakan dan perbaiki," tandasnya. (ayu/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja
MaglS PSS kompetisi pieter huistra Super Elja