SLEMAN - Tim dance asal SMA Kolose De Britto, Macan Perak, sukses mencuri perhatian penonton saat tampil dalam kompetisi ajang bergengsi AQUA DBL Dance 2026 D. I. Yogyakarta, Rabu (30/9/2026).
Dalam penampilannya, Macan Perak mengusung karya koreografi bertajuk Roro Jonggrang yang kental dengan sentuhan budaya tradisional.
Dua perwakilan tim, Joshua dan Christo, menjelaskan bahwa konsep tarian ini sengaja dirancang untuk membawa nuansa masa lalu lewat legenda populer nusantara, yakni kisah cinta dan tantangan antara Roro Jonggrang serta Bandung Bondowoso dalam legenda Seribu Candi.
"Konsepnya kami ingin memberi nuansa masa lalu tradisional dari kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso, cerita Seribu Candi," ungkap perwakilan tim usai unjuk kebolehan di arena.
Baca Juga: 243 Ormas Terdaftar di Gunungkidul, Badan Kesbangpol Dorong Pembaruan Data
Untuk menyajikan penampilan yang matang, tim Macan Perak telah menjalani proses persiapan intensif selama kurang lebih dua bulan.
Persiapan tersebut meliputi tahapan seleksi anggota tim hingga eksplorasi serta penyusunan koreografi tarian.
Meski sempat diselimuti ketegangan sebelum naik ke panggung, para personel mengaku lega dan puas dapat memberikan aksi terbaik di hadapan para suporter dan juri.
"Ada rasa deg-degan, tetapi akhirnya lumayan senang juga bisa tampil," lanjutnya.
Menutup keterangannya, tim Macan Perak menaruh harapan besar terhadap perkembangan kompetisi basket dan seni tari pelajar ini di masa mendatang.
Mereka berharap gelaran DBL dapat terus berlanjut dengan atmosfer yang semakin meriah, seru, dan gayeng.
Editor : Meitika Candra Lantiva