Kalah dari Bali United di Laga Perdana, Pieter Huistra Soroti Penguasaan Bola Para Pemainnya 

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 21:21 WIB
 Pieter Huistra Direktur Teknik PSS Sleman
Pieter Huistra Direktur Teknik PSS Sleman

SLEMAN - PSS Sleman harus rela menelan pil pahit pada laga perdana kompetisi Super League musim 2026/2027. Skuad Super Elang Jawa dipaksa mengakui keunggulan Bali United dengan skor tipis 1-2 dalam pertandingan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9) lalu.

​Kekalahan di laga pembuka itu tentu saja menjadi bahan catatan bagi Pelatih PSS Pieter Huistra. Pelatih asal Belanda itu menegaskan langsung melakukan evaluasi menyeluruh demi membenahi performa anak asuhnya sebelum menatap laga-laga berikutnya.

Baca Juga: Meski Air Bersih dan Guru di SR Kulon Progo Terbatas, Menu Enak Bikin Siswa Betah di Asrama

​Menurut Huistra, saat ini timnya memang masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Salah satu aspek vital yang menjadi sorotan utamanya adalah soal penguasaan bola dan skema permainan yang dinilai belum maksimal.

"Kami masih harus menjadi lebih baik, terutama dominan dalam penguasaan bola," katanya usai latihan rutin di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Selasa (8/9).

​Selain faktor teknis di lapangan, Huistra juga menyoroti komposisi skuad Laskar Sembada yang belum sepenuhnya komplet. Sebab saat ini beberapa pilar penting masih dalam proses pemulihan cedera.

Baca Juga: Air Bersih dan Guru Masih Terbatas, Sekolah Rakyat Kulon Progo Disorot DPD RI

"Kami juga masih harus mengembalikan beberapa pemain ke dalam tim. Jadi, kami masih punya beberapa opsi tersisa," lontarnya.

​Meski harus kehilangan tiga poin di laga perdana, Huistra mengaku tetap memberikan apresiasi atas daya juang dan mentalitas para pemainnya. Mantan pelatih Borneo FC ini menilai pertandingan melawan Serdadu Tridatu lalu berjalan dengan intensitas tinggi, dan asuhnya mampu memberikan perlawanan hingga peluit panjang dibunyikan.

Baca Juga: Korban Keracunan di Turi Sleman Bertambah Jadi 69 Orang, Dua di Antaranya Masih Opname

"Melawan Bali, intensitas pertandingan cukup bagus. Bali adalah tim yang baik. Kami tetap berada di dalam permainan, kami terus berjuang, dan itu hal yang bagus. Tapi kami harus bermain lebih baik dari itu. Itu sudah pasti," tegasnya. (ayu/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja
Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Stadion I Wayan Dipta PSS Sleman pieter huistra bali united