SLEMAN - PSS Sleman harus merelakan laga perdana Super League musim 2026/2027 tanpa meraih poin penuh usai dijegal Bali United pada Jumat (4/9) lalu. Meski gagal mengamankan kemenangan, mentalitas para penggawa Super Elang Jawa dipastikan tidak goyah menghadapi laga-laga berikutnya.
Kekalahan di partai pembuka kerap menjadi beban tersendiri bagi sebuah tim. Namun jajaran pelatih tim Laskar Sembada meyakini kondisi psikologis Dominikus Dion dan kawan-kawan tetap terjaga dan siap bangkit pada laga-laga selanjutnya.
Baca Juga: Pelatih Pieter Huistra Yakin PSS Sleman Bisa Terus Berkembang
Pelatih PSS Pieter Huistra menegaskan, skuad besutannya memiliki daya tahan mental yang cukup kokoh untuk merespons hasil minus itu. Kehadiran para pemain senior di dalam tim menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas kamar ganti.
"Tidak, saya pikir para pemain cukup kuat. Kami memiliki kombinasi pemain yang bagus, kami punya pemain berpengalaman. Mereka tahu dalam sepak bola, terkadang Anda kalah," bebernya, Selasa (8/9).
Baca Juga: Cleberson Optimistis PSS Sleman Bisa Finish di Papan Atas
Tak hanya itu, bagi Huistra hasil minor di laga pertama justru menjadi bahan evaluasi untuk menatap pertandingan-pertandingan berikutnya dengan motivasi lebih berlipat. Menurutnya, yang terpenting adalah anak asuhnya tetap memiliki motivasi terus berjuang.
"Semoga lebih sering kami menang. Tapi jika kalah, Anda harus bangkit kembali, itulah sepak bola," tegasnya. (ayu/laz)
Sumber : Radar Jogja