JOGJA - Rumor Adidas menjadi apparel baru PSIM Jogja untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2026/2027 semakin menguat. Sehari menjelang agenda launching tim dan jersey, Jumat (28/8), nama Adidas sudah muncul dalam jajaran sponsor PSIM yang tercantum di laman resmi Loket.com.
Loket.com sendiri menjadi official ticketing partnership PSIM Jogja. Kemunculan Adidas dalam daftar tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa apparel olahraga asal Jerman itu akan menjadi apparel Laskar Mataram pada musim baru.
Meski demikian, PSIM hingga kini belum secara resmi mengumumkan apparel yang akan digunakan. Manajemen masih merahasiakan identitas maupun desain jersey anyar yang bakal diperkenalkan dalam agenda launching tim.
Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel turut memberikan respons mengenai rumor tersebut. Pelatih asal Belanda itu mengaku sudah mengetahui adanya rumor dan kemungkinan PSIM bekerja sama dengan Adidas, meski belum melihat langsung jersey yang akan digunakan.
Baca Juga: Manajemen PSIM Jogja Sowan ke Kepatihan, HB X Beri Wejangan: Disiplin dan Jangan Makan Gorengan
"Saya berkata jujur. Saya benar-benar belum melihatnya. Kalau sudah lihat pasti saya beri tahu kalian," kata Van Gastel pada awak media, Jumat (28/8).
Secara pribadi, Van Gastel juga tidak memiliki ekspektasi khusus mengenai desain jersey PSIM musim ini. Namun, ia menduga warna biru dan putih tetap dipertahankan sebagai identitas utama klub.
"Oh ya, mungkin, sepertinya Adidas. Tapi saya juga belum tahu bagaimana desain jerseynya. Saya tebak warnanya biru dan putih," ujarnya diselingi tawa.
Alih-alih membahas desain, Van Gastel lebih menyoroti reputasi Adidas sebagai merek global. Menurutnya, penggunaan apparel tersebut dapat memberikan nilai positif bagi PSIM.
Baca Juga: Jelang Musim Baru, Manajemen PSIM Jogja Sowan ke Kepatihan, Ini Pesan HB X kepada Laskar Mataram
"Saya menyukainya karena Adidas adalah merek yang lebih mendunia dibanding merek yang kita gunakan musim lalu. Merek ini jauh lebih terkenal di seluruh dunia," tuturnya.
Di sisi lain, Direktur Utama PSIM Yuliana Tasno juga masih enggan mengonfirmasi identitas apparel maupun desain jersey anyar. Ia hanya memberikan sedikit bocoran bahwa terdapat detail garis atau strip pada seragam yang akan diperkenalkan.
Jersey anyar itu sebelumnya sempat direncanakan untuk diberikan kepada Gubernur DIJ Hamengku Buwono X ketika jajaran manajemen PSIM bersilaturahmi di Kompleks Kepatihan, Kamis (27/8). Tapi, rencana itu urung dilakukan lantaran jersey belum resmi diperkenalkan.
"Rahasia. Nanti datang aja tanggal 29 saat launching skuad PSIM. Kalau tidak sesuai harapan jangan dimarahin ya. Mudah-mudahan sesuai harapan," harapnya.
Kabar mengenai kemungkinan Adidas menjadi apparel PSIM pun sudah mendapat respons dari suporter. Salah satu suporter PSIM Taufiq Haryanto menyambut positif apabila rumor tersebut benar-benar terealisasi.
"Tentu senang lah kalau memang benar jadi pakai apparel Adidas musim ini dan siap-siap harus menabung untuk beli. Karena ya pasti harganya lebih mahal dibanding jersey musim lalu," kata Taufiq.
Menurutnya, jika kerja sama itu benar terjadi, hal ini dapat menjadi salah satu pencapaian positif bagi PSIM dan manajemen. "Saya pikir ini pencapaian yang positif dari tim dan manajemen. Tidak sabar menunggu rilis kalau benar Adidas, semoga hasilnya bagus," lanjutnya.
Baca Juga: PSIM Jogja Siap Hadapi Deltras Sidoarjo saat Launching Tim dan Jersey, 29 Agustus di SSA
Kepastian mengenai apparel sekaligus desain jersey PSIM musim 2026/2027 akan terjawab pada agenda launching tim, Sabtu (29/8). Acara tersebut digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, dan akan dirangkai dengan pertandingan persahabatan menghadapi Deltras Sidoarjo.
Launching itu sekaligus menjadi salah satu agenda terakhir PSIM sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/2027. Bagi suporter, selain komposisi skuad, jersey anyar menjadi bagian penting yang ditunggu karena berkaitan langsung dengan identitas visual Laskar Mataram untuk musim baru. (iza/laz)
Sumber : Radar Jogja