SLEMAN - PSS Sleman terus mematangkan persiapan jelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027. Skuad berjuluk Laskar Sembada ini dijadwalkan menggelar laga uji coba keduanya melawan sesama kontestan kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Persita Tangerang, Sabtu (15/8) mendatang.
Baca Juga: Meriah! Sambut 17 Agustus, Pasar Godean Berhias dengan Pernak-pernik Kemerdekaan
Pelatih PSS Pieter Huistra mengaku saat ini anak asuhnya telah memiliki progres positif. Juru taktik asal Belanda itu menilai antusiasme serta daya juang tim berada dalam grafik yang cukup menggembirakan.
Oleh karena itu, ia menyebut uji tanding nanti menjadi tolok ukur penting bagi jajaran pelatih untuk melihat sejauh mana perkembangan dan kesiapan taktik para penggawa PSS, setelah sebelumnya sempat melakoni laga pemanasan melawan Kendal Tornado FC, Sabtu (8/8). "Bagus. Ya, tim juga begitu. Kami punya energi yang bagus," ucapnya, Kamis (13/8).
Baca Juga: Menkomdigi Uji Coba Perlinsos Digital di Sleman, Pendaftaran Kini Cukup Lima Menit
Huistra mengatakan, kehadiran sejumlah amunisi anyar serta deretan pemain muda di dalam skuad musim ini dinilai memberikan warna dan dinamika baru dalam permainan timnya.
"Kami memiliki pemain-pemain baru yang memberikan banyak energi. Ada beberapa pemain muda yang bergabung dan juga memberikan energi," lontarnya.
Kendati demikian, mantan pelatih Borneo FC ini tidak membeberkan di mana timnya akan melakukan laga uji coba dengan Persita. Sebab, menurutnya, laga itu akan digelar tertutup.
Baca Juga: Winger Anyar PSS Hiromu Tanaka Masih Adaptasi, Terpikat Atmosfer Suporter Sleman
Meski tidak akan dihadiri para suporter, Huistra mengaku tetap optimistis timnya dapat berkembang di laga uji coba kedua nanti. Karena timnya telah melakukan evaluasi mendalam, menyusul masih ditemukannya sejumlah catatan minus pada laga uji coba terdahulu. Energi melimpah yang dimiliki tim harus diimbangi dengan efektivitas dan kerapian di atas lapangan.
"Sekarang kami harus memastikan energi itu juga diterjemahkan menjadi kualitas. Pada pertandingan terakhir melawan Kendal, ada banyak energi positif, tetapi kami masih melakukan banyak kesalahan. Jadi, masih banyak ruang untuk berkembang," tutur pelatih berusia 59 tahun itu. (ayu/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja