JOGJA - Penyerang asing baru PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap alasan di balik keputusannya bergabung untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027. Selain ketertarikan klub, percakapan dengan Pelatih Jean Paul van Gastel menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya mantap datang ke Indonesia.
Dalmau mengatakan, dirinya memang memiliki keinginan untuk mencoba pengalaman baru di luar Eropa. Setelah beberapa tahun berkarier di Belanda hingga Polandia, striker asal Spanyol itu melihat Indonesia sebagai salah satu destinasi yang menarik untuk menjalani tantangan baru.
Baca Juga: Sasar Anak Muda, Dana Keistimewaan Dukung Penyelenggaraan Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa
"PSIM menunjukkan ketertarikan pada saya. Dan saya memang sudah memikirkan untuk mencoba pengalaman baru di luar Eropa, mencoba bermain di Asia. Indonesia jadi negara yang sangat ingin saya coba," kata Dalmau, Kamis (13/8).
Ketertarikan itu kemudian semakin kuat setelah Dalmau berbicara langsung dengan Van Gastel. Keduanya belum pernah bertemu secara personal sebelumnya. Namun Van Gastel sudah mengetahui Dalmau dari periode sang striker bermain di Eredivisie, kompetisi kasta tertinggi Belanda, pada musim 2018/2019.
"Sebelum saya ke sini, kami sempat bertemu dan berbincang dengan baik. Itu sesuatu yang membuat perbedaan dalam mengambil keputusan untuk datang ke sini, karena dia tahu saya dari periode saya di Eredivisie," ujar Dalmau.
Baca Juga: Angkat Isu Peningkatan UMKM, Polres Kulon Progo Terima Kunjungan MC Sespimmen Polri Angkatan ke-67
Menurut Dalmau, keberadaan Van Gastel juga memberikan gambaran mengenai gaya bermain yang akan dijalaninya bersama PSIM. Ia menilai pendekatan latihan dan permainan yang diterapkan pelatih asal Belanda itu memiliki kemiripan dengan lingkungan sepak bola yang selama ini dikenalnya di Eropa.
"Saya pikir, latihan dan gaya bermainnya akan mirip dengan apa yang biasa saya lakukan di Belanda. Itu akan membuat proses adaptasi lebih mudah dengan gaya bermain saya," tuturnya.
Dalmau kini mulai mempersiapkan diri menghadapi tantangan pertamanya di sepak bola Indonesia. Ia berharap kehadirannya tidak hanya membantu PSIM bersaing di lapangan, tetapi juga membawa klub berkembang ke level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat
Dalmau sendiri mengaku proses adaptasinya sejauh ini bersama PSIM juga berjalan positif. Selain sistem latihan yang menurutnya familiar, keberadaan sejumlah pemain asing di dalam skuad juga membuatnya lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.
"Kami punya tim yang bagus dan orang-orang yang membuat pemain baru mudah beradaptasi. Banyak pemain asing di sini, tapi pemain Indonesia juga rekan setim yang baik bagi saya," ungkapnya. (iza/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja