287 Atlet Pelajar Mulai SD hingga SMA Ikuti KAP Kota Jogja 2026 di Lapangan Atletik Mandala Krida 

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB
Para atlet atletik Kota Jogja yang berprestasi. Rizky Wahyu/Radar Jogja 
Para atlet atletik Kota Jogja yang berprestasi. Rizky Wahyu/Radar Jogja 

 

 

JOGJA - Sebanyak 287 atlet pelajar dari 98 sekolah di Kota Jogja ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Atletik Pelajar (KAP) 2026.

 Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Atletik Mandala Krida, Selasa (28/7) pagi diselenggarakan guna menjaring bibit-bibit atlet potensial sejak usia dini.

Ketua PASI Kota Jogja Fajar Kurniawan mengatakan, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibanding penyelenggaraan perdana pada 2025.

Sebab tahun lalu, kejuaraan hanya diikuti sekitar 250 peserta, sedangkan tahun ini meningkat menjadi  287 peserta.

Baca Juga: Raudi Akmal Bebas!! Hakim Praperadilan PN Sleman Putuskan Penetapan Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata Itu Tidak Sah

"Pesertanya 287. Itu terdiri atas SD 185, SMP 54, dan SMA 48 dari 98 sekolah di Kota Jogja," di sela kegiatan. 

Fajar mengungkapkan, KAP Kota Jogja 2026 ini mempertandingkan 36 nomor dari berbagai kelompok umur. Mulai usia 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 16, hingga 18 tahun. 

Nomor yang dilombakan meliputi lari, lompat jauh, dan tolak peluru.

Menurut Fajar, KAP Kota Jogja bukan sekadar kompetisi antarpelajar, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet jangka panjang. 

Atlet-atlet yang menunjukkan performa terbaik akan dipantau untuk dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan yang lebih tinggi.

"Harapannya nanti bisa kami ikutkan di kejuaraan tingkat DIJ, tingkat nasional, bahkan mungkin bisa internasional," ungkapnya. 

Tak hanya itu, Fajar juga menyatakan PASI Kota Jogja juga memasang target meningkatkan prestasi pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

Setelah cabang atletik Kota Jogja finis di peringkat ketiga pada Popda tahun ini, tahun depan ditargetkan supaya bisa naik satu tingkat pada edisi berikutnya.

Baca Juga: Sah, PSS Resmi Rekrut 11 Pemain Asing; Semua Juga Sudah Berada di Sleman

"Popda tahun ini atletik Kota Jogja nomor tiga. Harapannya tahun depan bisa nomor dua," lontarnya. 

Sementara di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), Kota Jogja sebelumnya mengirimkan dua atlet. Namun, keduanya belum berhasil menyumbangkan medali. 

Pihaknya telah menilai tingginya antusiasme peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan atletik di Kota Jogja.

Dominasi peserta dari jenjang sekolah dasar menunjukkan pembinaan mulai menyentuh usia dini. Sehingga peluang mencetak atlet berprestasi pada masa depan semakin terbuka. 

"Artinya ada peningkatan jumlah siswa yang ikut dan memang rata-rata didominasi anak usia dini, usia SD," ungkapnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan yang membuka kejuaraan ini menegaskan prestasi olahraga tidak bisa diraih secara instan. 

Menurutnya, kejuaraan pelajar menjadi mata rantai penting dalam proses pembinaan atlet menuju ajang yang lebih bergengsi.

"Tentu perlu suatu proses. Kejuaraan atlet pelajar ini adalah suatu proses menuju kita Popda, Porda, dan juga PON ke depan," bebernya.

Oleh karena itu, Wawan mengaku optimistis Kota Jogja mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi apabila pembinaan dilakukan secara serius dan berkelanjutan. 

Baca Juga: Dampak Keracunan Berulang, Dua SPPG di Kulon Progo Terkena Pemberhentian Operasional

Pemkot Jogja, lanjutnya, siap mendukung upaya pembinaan yang dilakukan PASI, KONI, maupun dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga.

Wawan juga mendorong sekolah-sekolah lebih aktif menggali potensi atlet sejak dini dengan menggelar kompetisi antarsekolah sehingga bibit-bibit unggul lebih mudah teridentifikasi. 

"Saya yakin mencari bibit di Kota Jogja, kalau kami garap secara serius itu pasti akan ketemu bibit-bibit yang unggul," lontarnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Pekan Olahraga Pelajar Nasional atlet pelajar Pemkot Jogja KONI Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan