JOGJA - Sebanyak 1.700 atlet karate dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan ikut ambil bagian dalam ajang DIY Open 2 Karate International Championship. Ajang ini akan berlangsung di Graha Instiper Jogja selama dua hari, 20 dan 21 Juni nanti.
Ketua Panitia Pelaksana DIY Open 2 Karate International Championship Irwansyah Ginting mengatakan, persiapan penyelenggaraan telah mencapai 95 persen dan kini tinggal memasuki tahap akhir sebelum pelaksanaan.
Jumlah peserta pada penyelenggaraan kedua ini meningkat dibanding edisi sebelumnya.
Baca Juga: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas hingga Dua Kilometer, BPPTKG Minta Masyarakat Waspada
Antusiasme yang tinggi membuat panitia menutup pendaftaran lebih awal pada 30 Mei 2026 lalu dan menolak sejumlah kontingen yang terlambat mendaftar.
Hingga penutupan pendaftaran, tercatat 90 kontingen dengan total sekitar 1.700 peserta telah memastikan diri ambil bagian dalam kejuaraan itu.
Irwansyah menjelaskan, penutupan pendaftaran sesuai jadwal juga menjadi bagian dari edukasi kepada pelatih dan manajer tim agar lebih disiplin mengikuti tahapan yang ditetapkan panitia.
Selain itu, proses verifikasi data hingga pembagian bagan pertandingan dapat dilakukan lebih awal.
"Bagan pertandingan akan dibagikan satu minggu sebelum pertandingan. Harapannya pelatih bisa lebih siap mempersiapkan atletnya sehingga kualitas pertandingan menjadi lebih kompetitif," jelasnya, Selasa (9/6).
Dari sisi sebaran peserta, lanjut Irwansyah, kejuaraan kali ini diikuti kontingen dari berbagai wilayah Indonesia. Peserta berasal dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Maluku.
Tak hanya itu, panitia juga masih menjalin komunikasi dengan calon peserta dari Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Kehadiran peserta mancanegara diharapkan dapat semakin memperkuat status kejuaraan bertaraf internasional tersebut.
Baca Juga: Dituduh Mencuri di Pasar Muntilan, Seorang WNA Asal Iran Babak Belur Diamuk Massa
"Kami berharap minimal ada negara luar yang bisa ikut, sehingga kejuaraan ini semakin berwarna dan memiliki nilai kompetisi yang lebih tinggi," lontarnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia meningkatkan hadiah uang pembinaan bagi juara umum.
Jika sebelumnya juara umum pertama, kedua, dan ketiga masing-masing menerima Rp 7 juta, Rp 5 juta, dan Rp 3 juta, tahun ini nominalnya naik menjadi Rp 10 juta, Rp 7 juta, dan Rp 5 juta.
Pada penyelenggaraan kali ini, panitia mempertandingkan kelas open dan festival, serta menambah kelas veteran untuk karateka berusia di atas 40 tahun.
Kategori Best of The Best untuk kelompok kadet, junior, dan senior juga kembali digelar.
Selain itu, penghargaan khusus akan diberikan kepada tiga kontingen dengan jumlah peserta kelas festival terbanyak.
Dari total 1.700 peserta, sekitar 790 atlet akan bertanding di kelas open, sedangkan sekitar 950 peserta mengikuti kelas festival.
Panitia menjadwalkan seluruh pertandingan kelas open berlangsung pada hari pertama.
Sementara pada hari kedua akan digelar pertandingan Best of The Best, penyerahan penghargaan juara umum, dan dilanjutkan dengan pertandingan kelas festival.
Meski berstatus tuan rumah, jumlah peserta dari DIJ tidak terlalu dominan. Irwansyah memperkirakan hanya sekitar 15 hingga 20 kontingen asal DIY yang ikut ambil bagian, sementara mayoritas peserta berasal dari luar daerah.
Kendati demikian, kontingen DIY dipastikan tetap menurunkan atlet-atlet terbaiknya untuk bersaing di hadapan publik sendiri dalam ajang DIY Open 2 Karate International Championship 2026. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun