SLEMAN - PSS Sleman tengah bersiap menyongsong era modernisasi klub dengan berencana membangun sebuah grand plan fasilitas masa depan, yakni training ground permanen. Rencana besar itu diistilahkan sebagai Proyek Unity. Sebuah kawasan terpadu yang nantinya akan menyatukan seluruh elemen tim, mulai skuad utama hingga pembinaan usia muda.
Berdasarkan grand plan yang telah dipamerkan, Proyek Unity itu dirancang sangat komprehensif di atas lahan yang cukup luas. Tidak tanggung-tanggung, kompleks itu nantinya akan memiliki tiga lapangan sepak bola, fasilitas penginapan (Mess), Gedung Olahraga (GOR) dan E-Sport Center, commercial district dan Plaza, serta fasilitas umum, mulai dari masjid, kantor pusat latihan, hingga kapasitas parkir yang masif untuk menampung ratusan motor, puluhan mobil, dan bus tim.
Meski desain visual dan pembagian zonasi fasilitas sudah terpampang nyata, pihak manajemen masih merahasiakan terkait koordinat pasti di mana megaproyek ini akan dibangun. Sebab, saat ini pihak manajemen tengah fokus merampungkan seluruh proses legalitas dan perizinan agar proyek ini tidak menemui kendala di kemudian hari.
Menanggapi hal itu, Manajer PSS Kim Jeffrey Kurniawan berharap rencana itu segera terealisasi. Sebab, menurutnya, para pemain juga sangat menginginkan hal itu. "Kalau kami tentu saja berharap banget terjadi gitu. Seperti yang saya tahu masih on track," ungkapnya, Selasa (2/6).
Oleh karenanya Kim Jeffrey meminta doa dukungan dari semua pihak agar Proyek Unity itu bisa benar-benar terbangun. Sebab, hal itu sangat penting untuk keberlanjutan klub di masa depan. "Ya, kami juga mendoakan atau kami berharap itu akan terjadi secepatnya," harapnya. (ayu/laz)