Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Telah Kantongi Nama Manajer Baru Pengganti Razzi Taruna

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 12 Mei 2026 | 20:49 WIB
GM PSIM Jogja Steven Sunny Salvatore. Rizky Wahyu/Radar Jogja 
GM PSIM Jogja Steven Sunny Salvatore. Rizky Wahyu/Radar Jogja 

 

 

 

JOGJA - Teka-teki mengenai pengganti Razzi Taruna di kursi manajer PSIM Jogja mulai menemui titik terang.

Manajemen Laskar Mataram telah memberikan sinyal kuat bahwa sosok pengganti itu sudah dikantongi dan siap diumumkan dalam waktu dekat.

​General Manajer (GM) PSIM Jogja Steven Sunny Salvatore menjelaskan, sosok manajer baru itu nantinya akan lebih difokuskan pada aspek operasional tim. 

Baca Juga: Tujuh Kematian Akibat Leptospirosis, Dinkes Kulon Progo Segera Terbitkan SE Kewaspadaan Leptospirosis dan Hantavirus

Namun kerangka besar roadmap untuk musim depan dipastikan tidak akan bergeser.

"Kami memang akan ada manajer baru, tapi memang lebih ke operasional tim. 

Baca Juga: Bank Kulon Progo Komitmen Dukung UMKM dan Ekonomi Lokal

Kalau untuk roadmap tahun depan, kami sudah ada dan tetap akan seperti plan yang sudah dirancang sejak setengah tahun lalu," jelasnya, Selasa (12/5).

Pada musim depan PSIM diharapkan tidak hanya sekadar mengejar hasil akhir. 

Manajemen ingin memberikan suguhan yang memanjakan mata bagi para pecinta tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja.

Filosofi permainan dari kaki ke kaki tetap menjadi menu utama dalam rancangan tim musim depan. 

Baca Juga: Ratusan Anak di Kota Jogja Jadi Perokok Aktif, Dinkes Ungkap Disebabkan Pengaruh Lingkungan dan Psikis

Oleh karena itu, Steven menegaskan jika pembentukan kerangka tim saat ini dilakukan secara kolaboratif.

Tidak ada lagi dominasi satu figur sentral dalam menentukan arah kebijakan teknis.

"Kami mau sepak bola yang hiburan (entertainment).

Bentukan timnya pun melibatkan staf kepelatihan, pelatih kepala, dan manajemen yang terlibat aktif di dalamnya," ungkapnya. 

Kendati demikian, Steven tetap menaruh hormat kepada sosok Razzi Taruna. 

Baca Juga: PSS Sleman Promosi ke Super League, Banyak Pekerjaan yang Harus Dilakukan, Aturan Pemain Asing Jadi Fokus Utama Pieter Huistra 

Sebab, menurutnya pria, asal Menteng, Jakarta itu telah memiliki andil besar terhadap PSIM. 

"Dulunya memang Razzi yang membantu membuat (kerangka), sekarang ada tim sendiri yang mengerjakan lewat diskusi. 

Sekarang ada sistem yang membantu, jadi filtrasi pemain akan lebih baik, lebih tersistem, dan terprosedur," lontarnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Razzi Taruna #Laskar Mataram #PSIM Jogja