JOGJA - Bek PSIM Jogja asal Jepang Yusaku Yamadera terus berupaya meningkatkan kualitas permainannya di sektor kiri pertahanan. Salah satu cara yang dilakukan dengan mempelajari permainan bek tim nasional Jepang, Takehiro Tomiyasu, yang dikenal sebagai pemain bertahan serba bisa di level internasional.
Dalam proses adaptasinya bersama Laskar Mataram, Yusaku mengaku mulai secara khusus mengamati gaya bermain Tomiyasu. Ia menilai, pemain yang pernah membela Arsenal itu memiliki kemampuan lengkap yang bisa menjadi referensi penting untuk mengembangkan permainannya.
"Saya mulai menonton permainan Tomiyasu. Dia pemain timnas Jepang, pernah bermain di Arsenal dan sekarang di Ajax. Dia bisa bermain di bek kanan, bek kiri, atau bek tengah. Sangat fleksibel," ujar Yusaku, Selasa (7/4).
Menurutnya, proses belajar ini bukan sekadar menonton, tetapi juga memahami detail permainan yang bisa langsung diterapkan di lapangan. Ia mencoba meniru cara Tomiyasu mengambil posisi, membaca situasi, hingga kontribusinya dalam membangun serangan.
Baca Juga: Jadwal Padat, Yusaku Yamadera Optimis PSIM Jogja Mampu Taklukkan PSBS Biak di Maguwoharjo
Yusaku menilai, keunggulan utama Tomiyasu terletak pada kecerdasannya dalam membaca permainan serta teknik dasar yang solid, terutama saat menerima bola dan menentukan posisi di lapangan. Hal itu sangat penting, terutama bagi pemain yang harus beradaptasi di posisi baru seperti dirinya saat ini.
Upaya ini menjadi bagian penting dari proses adaptasi Yusaku di PSIM, terutama setelah dirinya mengalami perubahan peran dari yang sebelumnya lebih sering bermain sebagai bek tengah menjadi bek kiri.
"Perubahan itu menuntut penyesuaian tidak hanya dari sisi posisi, tetapi juga mobilitas, kontribusi menyerang, dan pengambilan keputusan di area sayap," ulasnya.
Dengan terus mengasah kemampuan individu dan memperkaya pemahaman taktis melalui referensi pemain top dunia, Yusaku berharap dapat tampil lebih konsisten dan memberikan kontribusi maksimal bagi PSIM dalam sisa pertandingan musim ini.
"Saya memperhatikan bagaimana dia bermain, lalu mencoba meningkatkan permainan saya dari situ. Dia sangat bagus dalam mengambil posisi saat menerima bola, tekniknya juga sangat baik, dan dia benar-benar memahami taktik permainan," tandas Yusaku. (iza/laz)