SLEMAN - Performa impresif PSS Sleman hingga pekan ke-21 Championship 2025/2026 memang patut diacungi jempol. Super Elang Jawa itu kini sukses bertengger di puncak klasemen sementara Grup Timur dengan 45 poin.
PSS sejauh ini menjadi tim yang cukup menjanjikan dalam Championship musim ini. Tim kebanggaan masyarakat Sleman ini baru menelan dua kali kekalahan serta kemenangan paling banyak yakni 13 kali. Dari total 21 laga, sudah mencetak 39 gol dan baru kebobolan 15 gol.
Menariknya lagi, tim ini punya rekor tak terkalahkan di kandang sendiri. Dari 11 laga kandang, PSS berhasil meraih delapan kemenangan serta tiga imbang.
Baca Juga: PSS Sleman Libur Kompetisi, Hanya Cleberson dan Ferrel Yang Absen
Meski begitu, posisi nyaman ini tak membuat para penggawa jemawa. Alih-alih terlena dengan raihan poin, Pelatih PSS Ansyari Lubis memilih untuk tetap membumi. Sebab, pria berusia 55 tahun itu tahu kompetisi tahun ini sangat ketat dan tidak ada satu pun tim yang bisa dipandang sebelah mata. "Kalau menurut saya, semua tim berat," bebernya, Jumat (13/3).
Namun ada pernyataan menarik yang dilontarkan sang juru taktik. Disinggung tantangan terbesar timnya, pria yang dikenal tenang ini justru menyebut musuh yang paling sulit ditaklukkan bukanlah tim lawan, melainkan diri sendiri. "Termasuk diri sendiri," tegas Ansyari.
Bukan tanpa alasan Ansyari mengatakan hal itu. Sebab, menurutnya, menjaga konsistensi, fokus, dan mentalitas pemain jauh lebih krusial daripada sekadar memikirkan kekuatan lawan dan eksistensi timnya.
"Karena tidak ada tim yang tidak berat, semuanya bagus. Jadi, kami harus selalu siap," lontarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun