JOGJA - Pertandingan menarik akan tersaji di pekan 25 BRI Super League 2025/2026, mempertemukan tuan rumah PSIM Jogja melawan Persijap Jepara, Rabu (11/3) pukul 20.30. Lokasinya di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.
Pada putaran pertama saat bermain di kandang Persijap, Gelora Bumi Kartini Jepara, PSIM berhasil membawa pulang satu poin berharga, setelah bermain imbang 1-1. Menatap pertandingan ini, Laskar Mataram punya ambisi besar untuk memenangkan pertandingan atas Laskar Kalinyamat di kandang sendiri.
Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengungkapkan, Persijap sebagai lawan yang patut diwaspadai. Menurutnya, tim asal Jepara itu menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa pertandingan terakhir, terutama setelah melakukan perubahan skuad pada bursa transfer.
"Mereka kehilangan dua pemain, kami juga kehilangan satu pemain karena suspensi. Tapi saya lihat tim Jepara memiliki pemain baru yang saya rasa berkualitas dari Liga India, pemain asal Spanyol," ujar Van Gastel, Selasa (10/3).
Pelatih asal Belanda itu juga menyoroti tren positif yang ditunjukkan tim berjuluk Laskar Kalinyamat dalam beberapa laga terakhirnya. "Di tiga laga terakhir mereka meraih lima poin. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami karena Jepara perlahan mulai naik di papan klasemen. Mereka bermain cukup baik sejak bursa transfer," tambahnya.
Di sisi lain, PSIM juga harus menghadapi laga ini tanpa salah satu pemainnya yang terkena hukuman kartu merah pada pertandingan sebelumnya melawan Semen Padang FC, yakni Fahreza Sudin. Van Gastel mengakui kondisi tersebut sempat memengaruhi permainan tim pada laga sebelumnya.
Meski demikian, Van Gastel memastikan timnya telah melakukan evaluasi dan siap tampil maksimal menghadapi Persijap. Ia menegaskan fokus utama PSIM adalah meraih hasil positif di kandang.
"Kami siap dan fokus untuk memainkan pertandingan ini di kandang," ulasnya.
Dari sisi pemain, Savio Sheva juga menegaskan kesiapan tim menghadapi pertandingan yang dinilai penting dalam persaingan klasemen.
"Saya dan teman-teman siap untuk laga ini. Pertandingan ini penting bagi kita karena klasemen juga sedang kejar-kejaran. Semoga kita bisa menampilkan permainan terbaik dan mendapat kemenangan," ujar Savio.
Baca Juga: Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna Akui Racikan Legiun Asing di Laskar Mataram Sudah Pas dan Nyetel
Di kubu Persijap, Pelatih Mario Lemos mengakui timnya harus kehilangan beberapa pemain akibat akumulasi kartu dan cedera. Namun ia menegaskan kondisi tersebut bukan menjadi masalah besar bagi timnya.
Menurutnya, Persijap telah melakukan sejumlah perekrutan pemain pada bursa transfer untuk mengantisipasi situasi tersebut.
"Cedera, kartu kuning, dan kartu merah adalah hal yang biasa di sepak bola. Itu sebabnya kami melakukan banyak perekrutan di bursa transfer. Saya percaya dengan 11 pemain yang akan kami turunkan besok, bahkan dengan pemain cadangan sekalipun," ujar Lemos.
Pelatih asal Portugal itu juga menegaskan, setiap pertandingan kini sangat penting bagi Persijap dalam upaya bertahan di kompetisi.
Saat ini Persijap mengoleksi 20 poin dan bersaing ketat dengan beberapa tim lain di papan bawah klasemen.
"Setiap pertandingan hampir seperti final bagi kami. Tapi saya percaya diri karena kami sudah tiga laga tanpa kekalahan. Jadi kami tahu kami butuh poin, tetapi saya merasa kami berada di jalur yang benar untuk tetap bertahan di liga," lanjut Lemos.
Sementara itu, pemain Persijap Aly Ndom mengatakan seluruh pemain telah melakukan persiapan seperti biasanya dan siap memberikan penampilan terbaik saat menghadapi PSIM.
"Saya siap bermain. Setiap latihan saya mencoba memberi yang terbaik agar siap ketika laga datang. Semua pemain juga melakukan hal yang sama," kata Ndom.
Ia juga menegaskan suasana tim tetap positif menjelang laga penting tersebut. "Yang terpenting adalah menikmati latihan, menikmati suasana tim, dan saat pertandingan tiba kami memberikan segalanya di lapangan," tuturnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun