Ketua Umum terpilih KONI Kota Jogja Dedi Budiono saat membacakan visi dan misinya saat Musorkot di Hotel Royal Darmo Malioboro, Sabtu (20/12/2025).
JOGJA - Dedi Budiono resmi terpilih menjadi Ketua umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja periode 2026-2030.
Kepastian itu didapat usai pria yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Pemkot Jogja menjadi calon tunggal dan mendapatkan dukungan sebanyak 48 suara dari anggota KONI Kota Jogja.
Setelah resmi terpilih, Dedi langsung menegaskan bahwa tugas baru yang diterimanya ini bukanlah tugas yang ringan.
Sebab menurutnya KONI sendiri merupakan wadah olahraga prestasi, bukan sekedar olahraga rekreasi atau kebugaran.
"Kalau sudah memberanikan diri duduk sebagai pengurus KONI, maka target juara itu adalah satu keharusan. Ukuran keberhasilan KONI ditandai dengan berbagai kejuaraan yang diperoleh," katanya saat memberikan visi dan misinya di musyawarah olahraga kota (Musorkot) yang berlangsung di Hotel Royal Darmo Malioboro, Sabtu (20/12/2025).
Sebagai langkah kongkret, ke depan mantan Kepala BKPSDM Kota Jogja ini pun telah memetakan target untuk Kontingen Kota Jogja.
Dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2027 mendatang, Dedi ingin Kota Jogja bisa naik kelas.
"Refleksi Porda kemarin kita juara tiga. Target terdekat Porda 2027, minimal kami harus juara dua. Puncaknya di Porda 2029, kami harus peringkat satu. Ini target tinggi yang kami tetapkan," tuturnya.
Guna mendukung target juara itu, dalam masa kepemimpinannya nanti, Dedi ingin melakukan perombakan struktur dengan menghadirkan bidang-bidang baru yang spesifik.
Sebab menurunya sejauh ini masalah mental bertanding atlet kerap jadi kendala utama.
"Saya akan hadirkan satu bidang tambahan untuk pembinaan mental, karakter, dan disiplin yang melibatkan psikolog. Selain itu, akan ada bidang khusus kompetisi dan kejuaraan untuk mendorong sport tourism dan sport industry di Jogja," jelasnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum I KONI DIY Nolik Maryono mengatakan bahwa KONI Kota Jogja merupakan salah satu barometer pembinaan olahraga di DIY.
Banyak atlet, pelatih, dan prestasi yang lahir dari Kota Jogja dan berkontribusi nyata bagi prestasi daerah, nasional, bahkan internasional.
Oleh karena itu, Nolik meminta agar KONI Kota Jogja meningkatkan keberlanjutan pembinaan, soliditas organisasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah.
"KONI DIY berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung KONI Kota Jogja dalam pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta persiapan menghadapi berbagai agenda keolahragaan di masa mendatang," tandasnya. (ayu)