Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

NPCI DIY Dituntut agar Terus Genjot Prestasi di Tingkat Nasional

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 14 Desember 2025 | 02:00 WIB

 

NPCI DIY saat menggelar Rakerda 2025 di Hotel Cavinton, Jogjakarta, Sabtu (13/12).
NPCI DIY saat menggelar Rakerda 2025 di Hotel Cavinton, Jogjakarta, Sabtu (13/12).

JOGJA - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY diminta untuk terus menggenjot prestasi atlet-atlet disabilitasnya di tahun 2026 mendatang. Permintaan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Suhirman saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) NPCI DIY 2025 di Hotel Cavinton Jogjakarta Sabtu (13/12) pagi. 

Selain meminta agar meningkatkan prestasi, Suhirman secara tegas juga meminta supaya NPCI DIY agar fokus untuk meraih medali di kancah nasional. "Rakerda ini kami membutuhkan suatu rancangan yang orientasinya satu-satunya adalah prestasi medali-medali yang tingkat nasional," ujarnya. 

 Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Siapkan Promo BBM Non-Subsidi saat Mobilitas Nataru Meningkat

Bukan tanpa alasan Suhirman mengatakan hal tersebut. Sebab menurutnya olahraga prestasi seperti NPCI dan KONI menuntut langkah kajian dan kesepakatan bersama terkait konsentrasi pembinaan untuk meningkatkan prestasi. Prestasi yang dicapai atlet akan menjadi indikator utama. 

Merujuk pada data prestasi sebelumnya, Suhirman menyebutkan bahwa pada Popnas, DIY meraih 11 medali emas, sementara pada Peparnas di Solo meraih 21 emas. 

 Baca Juga: Prediksi Liverpool vs Brighton Premier League Sabtu 13 Desember Kick Off 22.00 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

"Ini salah satu prestasi yang harus kami jaga bersama dan kami tingkatkan," tegasnya. 

Selain peningkatan prestasi, salah satu fokus utama yang disoroti oleh Suhirman adalah pentingnya kaderisasi. Maka dari itu, dalam kesempatan ini pihaknya juga mendorong supaya NPCI DIY untuk menjalin kerjasama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) guna menjaring dan mengidentifikasi potensi-potensi atlet disabilitas. Mengingat sejauh ini, regenerasi atlet juga menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama.

 Baca Juga: Geger!!! Sosok Mirip Sekjen PSSI Tertangkap Kamera Berada di Kasino Singapura, Warganet Hubungkan dengan Pemecatan STY

"Totalitas supaya nanti kami menghasilkan beberapa atlet yang prestasi tingkat nasional, bahkan internasional," ujarnya. 

Sementara Sekretaris NPCI DIY Sudartik yang mewakili Ketua Umum NPCI DIY menegaskan, jika Rakerda 2025 ini merupakan proses strategis bagi organisasi untuk memperkuat fondasi, menyempurnakan tata kelola, serta merumuskan arah kebijakan yang lebih progresif demi peningkatan prestasi olahraga penyandang disabilitas di DIY. 

 

"Rakerda hari ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan komitmen dalam menyiapkan atlet-atlet terbaik menuju PEPARNAS XVIII Tahun 2028," cetusnya. 

 

Tak hanya itu, dalam Rakerda kali ini, Sudartik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta sidang pleno yang telah berperan aktif dalam memberikan pandangan dan kritik konstruktif dalam penyempurnaan program kerja tahun 2026. Sebab menurutnya, berbagai keputusan yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi mandat moral untuk bekerja lebih profesional, inklusif, dan berdampak luas. 

"Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk mewujudkan target besar NPCI DIY dalam meraih prestasi optimal di PEPARNAS XVIII Tahun 2028," tuturnya. (ayu)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Peparnas #National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) #NPCI DIY #Atlet #popnas #sekolah luar biasa (slb) #DIY #KONI #atlet disabilitas #Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)