SLEMAN - Sebanyak 50 pelatih dari 48 cabang olahraga (cabor) mengikuti pelatihan Peningkatan Kompetensi Pelatih 2025 yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari sejak Minggu (7/12/2025) hingga Selasa (9/12/2025) di Griya Persada Hotel, Kaliurang ini.
Kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas pelatih menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di NTB dan NTT.
Baca Juga: Kabupaten Sleman Masih Miliki PR Pengelolaan Residu Sampah, Keberadaan TPST Bukan Solusi
Ketua Umum KONI DIY Paku Alam (PA) X menjelaskan, program pelatihan ini menjadi bagian upaya untuk menyelaraskan langkah menuju PON.
Meski berbeda-beda cabor, seluruh pelatih diharap memiliki pola pikir yang sama.
"Bagaimana membentuk atlet untuk bermain tanpa beban, tapi bisa berjuang memberikan yang terbaik. Pelatih yang baik tentu memahami perubahan, merespons situasi dengan bijak dan dapat menguatkan dan memotivasi atlet sehingga mereka bisa tampil maksimal," katanya.
Baca Juga: Meriah! Ribuan Pesepeda Ramaikan Yogowes Jogja, Upaya Kembalikan Marwah Jogja sebagai Kota Sepeda
PA X menekankan pentingnya pelatihan ini bagi para pelatih. Sebab pelatih jadi garda terdepan menjalin komunikasi yang baik kepada para atlet demi menciptakan suasana latihan yang positif.
"Kami ingin atlet tidak hanya siap secara teknik, namun juga menjadi siap bertanding dan bermain tanpa beban," tuturnya.
Sementara, Ketua Panitia Pelatihan Aprida Agung Priambada menjelaskan, selama pelatihan ini para pelatih akan mendapatkan materi dari 10 narasumber berkompeten di berbagai bidang.
Di antaranya manajemen konflik, manajemen cedera olahraga, komunikasi olahraga dalam sebuah tim, sport intelegent dan analisis, serta manajemen pemusatan latihan.
"Ke depannya, dengan pelatihan yang mereka dapatkan bisa diaplikasikan saat mendampingi para atlet. Harapan kami, ada peningkatan prestasi ke depan," cetusnya. (ayu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita