Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelatih PSIM Jogja Van Gastel Soroti Jeda Panjang Super League: Di Eropa Hanya Maksimal 10 Hari

Fahmi Fahriza • Jumat, 5 Desember 2025 | 03:57 WIB
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel.
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel.

JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel terus beradaptasi dengan dinamika kompetisi dan kultur sepak bola Indonesia. Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah jeda kompetisi BRI Super League 2025/2026 yang mencapai hampir satu bulan akibat pelaksanaan SEA Games 2025 di Thailand.


Diakui, durasi itu dinilai jauh lebih panjang dibandingkan dengan libur pertengahan musim di Eropa yang biasanya hanya berlangsung sekitar 10 hari.


Diketahui PSIM Jogja memainkan laga pekan ke-14 pada 28 November lalu kontra Persija Jakarta. Sementara pertandingan pekan ke-15 baru akan dilakoni pada 23 Desember mendatang menghadapi Persijap Jepara. Kondisi itu membuat tim tidak bertanding selama hampir tiga pekan di tengah jalannya musim kompetisi.


Van Gastel mengakui situasi itu merupakan pengalaman baru sepanjang karier kepelatihannya. Menurutnya, tidak ada jeda kompetisi selama itu ketika ia bekerja di Eropa.


"Ini baru kali pertama saya mengalaminya. Tidak ada pertandingan selama tiga pekan saat musim berjalan, karena jika di Eropa biasanya maksimal libur hanya 10 hari dan kembali bermain," ujar Van Gastel, Kamis (4/12).


Meski begitu, pelatih asal Belanda ini tetap melihat sisi positif dari jeda panjang ini. Ia menilai para pemain mendapat ruang lebih untuk memulihkan kondisi fisik dan mental setelah melewati jadwal pertandingan yang cukup padat sepanjang paruh pertama musim.


"Situasi ini tentu berbeda, karena jeda kompetisi yang terjadi lebih lama bagi saya," ungkapnya.


Selain pemulihan fisik, Van Gastel menilai jeda ini dapat dimanfaatkan para pemain untuk berkumpul bersama keluarga, terutama mereka yang keluarganya tidak berdomisili di Jogja. Momentum itu dianggap penting untuk menjaga keseimbangan antara tuntutan kompetisi dan kebutuhan personal pemain.


"Jika melihat sisi positifnya, para pemain bisa berkumpul dengan keluarga atau liburan selama periode jeda dan libur tim," ulasnya.


Dengan waktu istirahat yang panjang, Van Gastel berharap ketika para pemain kembali berlatih, mereka hadir dengan kondisi yang lebih bugar, segar, dan siap menghadapi lanjutan kompetisi.
"Ketika mereka kembali dari liburannya, diharapkan bisa lebih segar dan tentu dalam kondisi yang lebih baik," tandasnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#BRI Super League #Jean Paul van Gastel #PSIM Jogja