Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelari Kalcer Bukan Sekadar Berlari, tapi Sudah Jadi Gaya Hidup Modern

Yogi Isti Pujiaji • Jumat, 28 November 2025 | 14:05 WIB
khusus Anggota DPRD Kabupaten Sleman dr Raudi Akmal
khusus Anggota DPRD Kabupaten Sleman dr Raudi Akmal

SLEMAN - Olahraga lari mulai kembali digandrungi banyak kalangan. Terutama kaum muda. Bahkan sampai kelas maraton. Namun yang menjadi pembeda adalah kalcer (culture/budaya). mereka menyebutnya pelari kalcer.


Pelari kalcer bukan sekadar ingin sehat atau sekadar cari keringat. Tidak hanya fokus pada performa. Tapi, mereka juga sangat memperhatikan gaya dan penampilan saat berlari. Karena lari menjadi gaya hidup. Sehingga estetika busana dan perlengkapan lain turut menjadi pernik-pernik wajib.


Outfit modis, unik, bermerek brand terkenal, dan fashionable. Berikut sepatu model terbaru yang stylish. Itu menjadi ciri mereka. Selain aktif memposting aktivitas ke media sosial, baik rute yang dilalui maupun statistik rekor prestasi terkini. Biasanya mereka juga tergabung dalam komunitas.


Hal itu mendapat atensi khusus Anggota DPRD Kabupaten Sleman dr Raudi Akmal. Menurutnya, selain untuk kesehatan, motivasi utama pelari kalcer adalah mengikuti tren dan eksistensi dengan mengintegrasikan olahraga dengan fesyen. “Itu tanda bahwa masyarakat, terutama anak-anak muda, peduli kesehatan. Soal tren, intinya mengikuti gaya hidup sehat zaman now,” ujarnya.


Maraknya pelari kalcer, lanjut Raudi, tak lepas adanya peran media sosial. Banyak orang mengikuti tren pelari kalcer karena termotivasi dari konten-konten serupa.


“Memang terjadi pergeseran dalam olahraga lari. Mereka tak hanya mengejar jarak tempuh dan waktu, namun juga estetika dan gaya. Apapun alasannya, gaya hidup sehat masyarakat ini perlu diapresiasi,” ucap kader muda Partai Amanat Nasional.


Padel, tenis dan gym juga digandrungi masyarakat, khususnya anak-anak muda. Buktinya banyak lapangan padel, tenis maupun gym sering penuh. Hal itu menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk menjaga kesehatan cukup bagus.


“Saat ini masyarakat sudah sadar, bahwa olahraga itu merupakan kebutuhan. Badan yang sehat merupakan investasi yang harus dilakukan oleh masyarakat. Karena dengan olahraga, selain menjaga kesehatan juga menghilangkan stres,” jelasnya.


Melihat fenomena tersebut, menurut Raudi, pemerintah perlu hadir untuk mengakomodasi masyarakat dalam aktivitas olahraga. Misalnya dengan menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang memadahi dan representatif. Ketika sarananya nyaman, masyarakat akan semakin semangat dalam berolahraga.


Sarana dan prasarana ini bisa berbentuk jalan yang halus. Mengingat banyak pelari itu tidak hanya lari di lapangan. Namun juga dijalan-jalan. Baik perkotaan maupun pedesaan. Justru lari di pedesaan akan menambah suasana yang berbeda karena masih asri.


“Selain bisa menikmati udara yang segar, lari di pedesaan bisa menikmati pemandangan alam eksotik. Makanya jalan-jalan di pedesaan juga perlu diperhatikan. Supaya pelari itu lebih nyaman saat olahraga,” saran Raudi. (yog)

 

 

 

Editor : Herpri Kartun
#kalcer #Olah Raga #DPRD Sleman #pelari #raudi akmal