JOGJA - PSIM Jogja masih dihantui ketidakpastian terkait ketersediaan dua pemain muda andalannya, Cahya Supriadi dan Raka Cahyana, jelang laga kandang menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Sabtu (22/11).
Cahya yang berposisi sebagai penjaga gawang serta Raka yang menempati posisi bek kanan selama ini merupakan pilihan utama Pelatih Jean Paul van Gastel. Namun keduanya saat ini masih mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-23 hingga 27 November. Kondisi ini membuat PSIM belum bisa memastikan apakah mereka dapat kembali tepat waktu untuk memperkuat Laskar Mataram akhir pekan ini.
Sebelumnya, Manajer PSIM Razzi Taruna mengonfirmasi sudah ada komunikasi dengan pihak Timnas U-23 agar Cahya dan Raka dapat kembali ke klub di sela-sela TC untuk tampil menghadapi Bhayangkara. Meski demikian, proses itu tetap bergantung pada izin dan kondisi kedua pemain.
Saat dimintai keterangan, Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengakui soal kehadiran keduanya masih belum bisa dipastikan. "Soal Raka dan Cahya, saya tahu manajemen sudah ada komunikasi agar mereka bisa main. Jadi saya harap demikian mereka berdua bisa tampil," katanya, kemarin (20/11).
Van Gastel menambahkan, selain soal izin, kondisi fisik dua pemain itu nantinya juga menjadi pertimbangan. Kelelahan atau kurang fit setelah menjalani latihan intensif dan pertandingan bersama Timnas dapat memengaruhi keputusan akhir.
Sebagai langkah antisipasi, pelatih asal Belanda ini mengaku juga telah menyiapkan opsi pengganti jika Cahya dan Raka nantinya tidak dapat dimainkan. "Penggantinya ada Harlan Suardi di kiper dan mungkin posisi Raka ada Rio Hardiawan yang menggantikan," tuturnya.
Cahya dan Raka memang punya peran krusial dalam performa PSIM musim ini. Dari 11 pertandingan yang telah dimainkan, Cahya tampil sebanyak 10 kali sebagai penjaga gawang utama. Sementara Raka selalu tampil penuh dalam seluruh laga PSIM sejauh ini, menjadikannya salah satu pemain dengan menit bermain tertinggi.
Meski sudah menyiapkan skenario alternatif, secara garis besar Van Gastel tetap berharap kedua pemain dapat merapat dan berada dalam kondisi siap bermain. "Saya berharap kedua pemain itu besok benar-benar ada di sana," tandasnya. (iza/laz)