JOGJA - Bek tengah PSIM Jogja Yusaku Yamadera memberikan pujian terhadap kualitas lapangan Stadion Manahan, usai timnya bermain imbang 2-2 melawan Persis Solo dalam laga bertajuk Derby Mataram, Sabtu (8/11) lalu. Pemain asal Jepang itu mengaku memiliki kesan tersendiri terhadap Stadion Manahan.
Sebelumnya, Yusaku juga pernah tampil di stadion yang sama saat PSIM tampil di laga final dan menjuarai Pegadaian Liga 2 2024/2025. "Saya pikir Manahan Solo memiliki kualitas rumput terbaik di Liga Indonesia yang pernah saya coba," katanya kemarin (9/11).
Yusaku menuturkan, stadion kandang Persebaya Surabaya yakni Gelora Bung Tomo juga memiliki kualitas lapangan yang sangat baik. Namun, menurutnya, Manahan masih sedikit lebih unggul.
"Saya pikir Manahan terbaik, lalu stadion Persebaya Surabaya. Tapi menurut opini saya, Manahan lebih baik," ungkapnya.
Selain soal kualitas lapangan, Yusaku juga menyoroti atmosfer besar dan intens yang tercipta di Stadion Manahan saat Derby Mataram. Ia mengaku tekanan dari ribuan suporter membuat pertandingan semakin menantang, namun juga menyenangkan untuk dijalani.
"Saya berusaha tetap fokus dan menikmati jalannya pertandingan," tuturnya. Pada laga itu, setidaknya ada sekitar 13.600 suporter tuan rumah yang memadati Stadion Manahan untuk mendukung Persis Solo.
"Atmosfernya sangat bagus. Dan sejujurnya saya menikmati situasi seperti itu. Tekanan dari suporter besar, saya respect ke mereka," lontarnya. (iza/laz)