SOLO - Pertarungan sengit bertajuk Derby Mataram antara Persis Solo dan PSIM Jogja berakhir imbang 2-2 di Stadion Manahan, tadi malam (8/11). Laga sarat gengsi itu berlangsung panas dan penuh drama hingga menit akhir, memperlihatkan rivalitas klasik yang tak pernah surut.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi. PSIM tampil dominan dalam penguasaan bola dan lebih banyak menekan lini pertahanan tuan rumah, sementara Persis mengandalkan serangan cepat dari sisi sayap.
Keunggulan PSIM dibuka pada menit ke-25 melalui sepakan keras terukur Deri Corfe. Gol tersebut menjadi torehan perdana pemain asal Inggris itu untuk Laskar Mataram di musim 2025/2026.
PSIM kemudian menggandakan keunggulan menjelang turun minum lewat gol Ze Valente pada menit ke-41, memanfaatkan umpan silang akurat dari Fahreza Sudin. Anak-anak Jogja menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Persis bereaksi cepat di babak kedua. Hanya dua menit setelah jeda, Kodai Tanaka memperkecil kedudukan menjadi 2-1 lewat penyelesaian apik di dalam kotak penalti di menit ke-47.
Setelah gol itu tensi permainan semakin tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Drama terjadi di penghujung laga. Saat pertandingan tampak akan dimenangkan PSIM, Persis berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Cleylton Santos pada menit 90+2. Gol telat itu memastikan Derby Mataram edisi kali ini berakhir imbang 2-2.
Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Persis Solo di kandang sendiri. Sementara PSIM Jogja tetap membawa pulang satu poin berharga dari laga tandang yang berlangsung di tengah tekanan besar publik Manahan.
Meski tanpa pemenang, Derby Mataram kembali membuktikan atmosfer panas dan gengsi tinggi yang selalu tersaji setiap kali dua tim legendaris asal tanah Mataram itu saling berhadapan. (iza/laz)